Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Enam Kapal Pesiar Kunjungi Lombok Sejak Januari

Sabtu 16 Mar 2019 03:00 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Muhammad Hafil

Pantai Senggigi, Lombok, salah satu andalan pariwisata NTB.

Pantai Senggigi, Lombok, salah satu andalan pariwisata NTB.

Foto: n4nk.blogspot.com
Kapal pesiar membawa ribuan wisatawan ke Lombok.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) NTB menyambut positif kedatangan kapal pesiar MV Sun Princess. Di mana, kapal pesiar ini membawa 2.191 wisatawan mancanegara (wisman) ke Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (15/3).

Kepala Dispar NTB Lalu Muhammad Faozal mengatakan, MV Sun Princess merupakan kapal pesiar keenam yang datang ke Lombok sejak Januari. "Ini menunjukkan pariwisata Lombok sudah mulai bangkit," ujar Faozal di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Jumat (15/3).

Faozal menjelaskan Dispar melakukan penyambutan dengan menyuguhkan tarian adat Lombok, Gendang Beleq, saat para wisman turun dari sekoci kapal MV Sun Princess yang lego jangkar sekitar area Pelabuhan Lembar atau sekitar 500 meter dari dermaga.

Selain itu, Kata Faozal, para wisman juga diberikan paket wisata sehari dengan mengunjungi sejumlah destinasi andalan, mulai dari museum NTB, Taman Mayura, pasar seni, Lingsar, Narmada, Senggigi, Desa Adat Sade, serta ada juga yang memilih ke Kuta Mandalika dan Gili Trawangan.

General Manager Lombok Paradise, Heri Nur Cahyono salah satu operator mengatakan, kapal Sun Princess ini akan melanjutkan perjalanannya ke Pelabuhan Phu My, Vetnam pada pukul 18.00 WITA.

"Pada 25 Maret akan masuk lagi kapal pesiar, dan sudah ada 11 kapal yang sudah konfirmasi kedatangannya ke Lombok dari rencana 20 kapal pesiar dengan rata-rata penumpang antara 1.500 hingga 2 ribu lebih wisatawan," kata Heri.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA