Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Kemenag Depok Resmi Luncurkan Kartu Nikah

Jumat 15 Mar 2019 21:35 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Gita Amanda

Pasangan suami istri menunjukan kartu nikahnya seusai peresmian Aplikasi Pencatatan Nikah (SIMKAH) Web dan Kartu Nikah di Auditorium Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (8/11).

Pasangan suami istri menunjukan kartu nikahnya seusai peresmian Aplikasi Pencatatan Nikah (SIMKAH) Web dan Kartu Nikah di Auditorium Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (8/11).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Depok merupakan salat satu pilot project kartu nikah Kemenag.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok resmi meluncurkan kartu nikah. Hal tersebut menyusul dijadikannya Kota Depok menjadi salah satu pilot project program tersebut.

Kepala Kantor Kemenag Depok Asnawi mengatakan, pihaknya sudah mencetak ratusan kartu nikah dan sudah diberikan kepada pasangan suami istri yang baru menikah di Kota Depok. "Sudah berjalan pemberian kartu nikah sejak Febuari 2019 lalu. Karena Kemenag Kota Depok dijadikan pilot project untuk program tersebut, kata Asnawi di Kantor Kemenag Kota Depok, Jumat (15/3).

Menurut Asnawi, kartu nikah tersebut, resmi berlaku sebagai identitas pasangan yang sudah resmi menikah secara negara dan agama. Peluncuran kartu nikah tersebut, sebagai respon dari permintaan masyarakat.

Baca Juga

"Saat ini warga membutuhkan identitas pernikahan yang simpel dan dapat dibawa saat bepergian tanpa perlu membawa buku nikah," terangnya.

Asnawi menambahkan kartu nikah, akan membuat masyarakat dimudahkan dalam mengakses layanan Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh Indonesia, seperti layanan legalisasi dokumen surat keterangan lainnya yang diperlukan.

Saat ini, untuk mengurus visa ke luar negeri, pasangan menikah memerlukan legalisasi berjenjang dari KUA tempat yang bersangkutan menikah. Proses selanjutnya adalah legalisasi ke Kementerian Hukum dan HAM dan Kementerian Luar Negeri.

"Alur ini kurang sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang mementingkan aspek kecepatan dan kemudahan bagi masyarakat. Maka, Kartu Nikah menjadi solusi yang memudahkan bagi masyarakat," pungkas Asnawi.

Seoarang warga, Syaiful (27) yang baru saja melangsungkan pernikahan mengaku senang mendapat kartu nikah. "Senang lah, selain dapat buku nikah juga dapat kartu nikah. Kartu nikah bisa dibawa dan ditaruh di dompet," tuturnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA