Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

KPU Evaluasi Pelaksanaan Debat Cawapres

Senin 18 Mar 2019 13:16 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Esthi Maharani

Cawapres no 01 KH Ma'ruf Amin dan Cawapres No 02 Sandiaga Uno serta Ketua KPU RI Arief Budiman saat debat Cawapres Pilpres 2019 di Jakarta, Ahad (17/3).

Cawapres no 01 KH Ma'ruf Amin dan Cawapres No 02 Sandiaga Uno serta Ketua KPU RI Arief Budiman saat debat Cawapres Pilpres 2019 di Jakarta, Ahad (17/3).

Foto: Republika/Prayogi
Hingga saat ini KPU belum menerima komplain terkait pelaksanaan debat cawapres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari, mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan debat cawapres yang selesai digelar Ahad (17/3). Menurut Hasyim, hingga saat ini KPU belum menerima komplain terkait pelaksanaan debat cawapres.

"Soal debat semalam, sejauh ini belum ada komplain. Besok (Selasa, 19/3) akan ada evaluasi debat cawapres," ujar Hasyim kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3) siang.

Evaluasi itu akan diikuti oleh tim TKN Jokowi-Ma'ruf Amin dan BPN Prabowo-Sandiaga Uno, media penyelenggara, moderator dan media penyelenggara debat selanjutnya. "Semua akan kami undang untuk melakukan evaluasi," tuturnya.

Sejumlah poin yang akan dievaluasi yakni pelaksanaan debat secara umum, durasi, sesi tanya jawab dan sejumlah hal lain. Selain melakukan evaluasi debat cawapres, rapat pada Selasa juga akan membahas masukan untuk debat keempat dan kelima.

Komisioner KPU, Ilham Saputra, mengakui keberadaan Komite Damai berdampak positif terhadap jalannya debat cawapres. "Tentu akan kami pertahankan. Artinya kan ini (Komite Damai) berjalan efektif sehingga tidak ada konflik atau fiksi di antara pendukung dua kandidat sebagaimana sebelumnya," ujar Ilham kepada wartawan usai debat cawapres di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Ahad (17/3).

Menurut Ilham, jalannya debat cawapres ini sudah lebih baik daripada dua debat sebelumnya. Hingga debat usai pun, kata dia, tidak ada protes dari pihak dua kandidat cawapres. Sehingga, secara garis besar KPU menyimpulkan bahwa ada dua hal yang positif dalam debat cawapres. Pertama, soal Komite Damai yang mampu mengatasi konflik.

Kedua, soal pengurangan jumlah pendukung masing-masing kandidat yang berdampak pada ketenangan di dalam arena debat. Dengan demikian, Ilham menilai format yang baik dari debat cawapres kali ini perlu dipertahankan untuk dua debat selanjutnya.

"Saya kira sama ya dengan saat ini. Anda bisa lihat tadi waktunya efektif, orang tak ramai, kandidat tidak terburu-buru dalam menyampaikan visi, misinya. Sehingga semuanya bisa dimengerti oleh masyarakat. Ini tentu bisa menjadi pelajaran yang baik untuk debat selanjutnya," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, debat cawapres merupakan debat ketiga dalam rangkaian debat pilpres Pemilu 2019. Debat cawapres dilaksanakan di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Ahad malam.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA