Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Ini Maksud Infrastruktur Langit Maruf Amin

Senin 18 Mar 2019 13:26 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Esthi Maharani

Cawapres No 01 KH Ma'ruf Amin saat mengikuti debat Cawapres Pilpres 2019 di Jakarta, Ahad (17/3).

Cawapres No 01 KH Ma'ruf Amin saat mengikuti debat Cawapres Pilpres 2019 di Jakarta, Ahad (17/3).

Foto: Republika/Prayogi
Maksud infrastruktur langit itu tak lain pembangunan palapa ring.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menyampaikan visi-misinya dalam debat Pilpres di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Ahad (17/3) malam. Dalam penjabarannya tadi malam, Kiai Ma'ruf menyampaikan sejumlah strategi dalam mengatasi persoalan tenaga kerja dan pembangunan infrastruktur.

Salah satu hal yang disinggung yakni infrastruktur langit . Maksud infrastruktur langit itu tak lain pembangunan palapa ring .

"Kita juga sudah membangun infrastruktur darat, laut, dan udara, serta infrastruktur langit. Infrastruktur langit ini melalui Palapa Ring. Kemudian infrastruktur digital," ujar Kiai Ma'ruf, Ahad (17/3).

Menurut Kiai Ma'ruf, adanya infrastruktur langit tersebut dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja di Indonesia. Sekaligus bekal untuk generasi muda menghadapi masa depan.

"Kita patut bersyukur bahwa tingkat pengangguran sudah sangat rendah. Kita juga mendorong tenaga kerja kita mampu menguasai teknologi, terutama berbasis digital," ujar Kiai Ma'ruf.

Perlu diketahui, infrastruktur langit melalui Palapa Ring adalah salah satu proyek besar dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Tujuan dari proyek tersebut adalah menghadirkan dan meningkatkan sinyal komunikasi berupa internet ke seluruh wilayah Indonesia.

Demi meningkatkan kualitas internet di seluruh wilayah, Kominfo membangun jaringan serat optik nasional yang akan menjangkau sebanyak 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer, dan kabel di daratan adalah sejauh 21.807 kilometer.

Proyek itu terdiri atas tujuh lingkar kecil serat optik, untuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi, dan Maluku, dengan satu backhaul untuk menghubungkan semuanya.

Palapa Ring pun sempat disebut oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam sejumlah kesempatan. Namun, ia menyebut Palapa Ring dengan sebutan 'tol langit'.

Proyek Palapa Ring ini akan mengintegrasikan jaringan yang sudah ada, dengan jaringan baru pada wilayah timur Indonesia (Palapa Ring Timur). Adapun, Palapa Ring Timur akan dibangun sejauh 4.450 kilometer.

Nantinya, jaringan ini akan menjadi tumpuan semua penyelenggara telekomunikasi dan pengguna jasa telekomunikasi di Indonesia. Serta terintegrasi dengan jaringan yang telah ada milik penyelenggara telekomunikasi. Untuk saat ini, sedang dibangun untuk wilayah Indonesia bagian Timur tahap 1, untuk jalur Mataram-Kupang, sepanjang 1.800km.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA