Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Caleg dari Kartini Perindo Diminta Hindari Kampanye Negatif

Kamis 21 Mar 2019 00:02 WIB

Red: Agung Sasongko

Pembekalan Caleg Perindo: Ketua Umum Partai Perindo Harry Tanoesoedibjo (tengah) berfoto dengan para kader usai Pembekalan Caleg (calon anggota legislatif) dan Konsolidasi Partai Perindo di Serang, Banten, Selasa (26/2/2019).

Pembekalan Caleg Perindo: Ketua Umum Partai Perindo Harry Tanoesoedibjo (tengah) berfoto dengan para kader usai Pembekalan Caleg (calon anggota legislatif) dan Konsolidasi Partai Perindo di Serang, Banten, Selasa (26/2/2019).

Foto: Antara/Asep Fathulrahman
Para caleg diminta bangun indonesia dengan lebih baik lagi.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-- Caleg dari Kartini Perindo diminta menghindari kampanye negatif, terlebih kampanye hitam.  “Kita tidak perlu, kita harus jauh dari hoax. Harus kampanye yang positif, sehingga membangun Indonesia dengan lebih baik lagi,” ungkap Ketua Umum Kartini Perindo Liliana Tanaja Tanoesoedibjo.

Untuk para caleg, kata dia, khususnya dari sayap Kartini Perindo, harus selalu melakukan hal-hal yang baik. Tetap semangat melakukan yang terbaik. Liliana mengungkapkan Caleg Perindo harus memaksimalkan program-program partai untuk bisa dikenal, disukai dan akhirnya dipilih pada hari pemungutan suara 17 April mendatang. 

Liliana sendiri merupakan Caleg DPR RI Dapil II DKI Jakarta yang meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Luar Negeri. Keputusannya _nyaleg_ didorong keinginan kuatnya berkontribusi memajukan Indonesia dengan kebijakan yang tepat sasaran. 

“Saya ingin berkontribusi untuk negara, menjadi bagian dari perubahan Indonesia yang maju. Satu-satunya jalan, masuk ke politik, karena tanpa politik suara kita tidak didengar,” kata Liliana dalam siaean 

Kartini Perindo berdiri pada April 2016 senantiasa aktif dengan beragam program mulai dari cooking class, pelatihan tata rias, berbagai seminar untuk menambah wawasan perempuan dan bazar beras atau sembako murah untuk membantu masyarakat.

Bazar murah digelar di seluruh Indonesia, dari ibu kota hingga ke pelosok desa. Selain itu, banyak kegiatan lainnya yang dilakukan untuk membantu dan membangun masyarakat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA