Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Erwin Aksa: Indonesia Butuh Navigator Ekonomi yang Baru

Jumat 22 Mar 2019 05:04 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Andri Saubani

Erwin Aksa

Erwin Aksa

Foto: Republika
Menurut Erwin Aksa, Indonesia tidak punya navigasi ekonomi lima tahun terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Golkar, Erwin Aksa, merasa Indonesia selama kurang lebih lima tahun terakhir tak memiliki navigator yang jelas dalam hal perekonomian. Karena itu, ia merasa, Indonesia memerlukan navigator baru yang mampu menavigasi para pengusaha ke arah yang lebih baik lagi demi perekonomian Indonesia.

"Tidak ada navigasi daripada bangsa ini. Maka kita butuh navigator baru. Kita butuh pemimpin yang tentunya mampu menavigasi bangsa ini lima tahun ke depan," ujar Erwin pada sambutannya pada kegiatan Silaturahim 1.000 Pengusaha Nasional Lintas Sektoral untuk Indonesia Menang di Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (21/3).

Karena itu, kata dia, para pengusaha menaruh harapan besar kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk bisa memimpin dan menavigasi bangsa ini. Ia berharap, dengan dinavigasi oleh kedua orang tersebut, bangsa ini memiliki keadilan dan kemakmuran. Usaha-usaha para pengusaha bangsa pun bisa kembali pulih, tumbuh, dan dapat berkembang.

"Para pengusaha menaruh harapan besar kepada Bapak Prabowo dan Bang Sandi untuk bisa membawa Indonesia yang lebih baik, yang lebih adil, dan lebih makmur," terangnya.

Keponakan dari Wakil Presiden, Jusuf Kalla, itu juga menyampaikan, selama kurang lebih lima tahun terakhir, para pengusaha merasakan betapa sulitnya dunia usaha. Selain itu, lapangan kerja pun sulit untuk didapatkan. Menurutnya, usaha-usaha yang dimiliki para pengusaha berjalan tidak baik dan tidak bertumbuh.

"Mereka biasa menjual pasar-pasar di Tanah Abang menurun. Pasar-pasar di mana-mana kita lihat menurun penjualannya. Mal-mal pada sepi. Toko-toko pada tutup. Itu yang kita rasakan selama 4,5 tahun terakhir ini," tutur dia.

Hal tersebut membuat para pelaku usaha yang biasanya pada kontes politik tiarap, kini semuanya bersatu dan berdiri. Para pelaku usaha, kata dia, bersatu dan berdiri untuk Indonesia menang, adil, dan makmur.

"Persahabatan itu nomor satu, presiden nomor dua. Saya kira itulah harapan dari para pelaku usaha Pak Prabowo, Bang Sandi. Insyaallah Pak, yang kita cita-citakan dan harapkan bisa terkabul dan mudah-mudahan bisa kita laksanakan," ujar Erwin.



Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA