Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Partai Demokrat Targetkan 10 Persen Suara di Pemilu 2019

Ahad 24 Mar 2019 19:20 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

Ketua Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai berorasi di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (24/3).

Ketua Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai berorasi di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (24/3).

Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Target tersebut sama dengan perolehan suara Partai Demokrat pada Pemilu 2014.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrat memasang target suara sebesar 10 persen pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Target tersebut sama dengan perolehan suara Partai Demokrat pada Pemilu 2014.

Baca Juga

"Target kami untuk mendapatkan raihan suara nasional, paling tidak seperti (Pemilu) tahun 2014, kami dapatkan 10 persen koma sekian, artinya double digit " ujar Ketua Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai menyampaikan usai menyampaikan orasi pada ribuan kader dan relawan di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Ahad (24/3).

Partai Demokrat meraih suara sebanyak 12.728.913 atau sebesar 10,19 persen pada Pemilu 2014. Partai yang dipimpin oleh mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono memperoleh 61 kursi di DPR RI.

Namun, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas beberapa waktu lalu, elektabilitas Partai Demokrat hanya sebesar 4,6 persen. Demokrat menempati posisi kelima dari seluruh partai politik peserta Pemilu 2019.

Untuk meningkatkan suara Demokrat, AHY mengatakan, partainya akan mengoptimalkan kampanye terbuka. Kampanye terbuka menjadi kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, dan partai nomor urut 14 tersebut.

"Kami tetap ingin meningkatkan suara kami, jumlah kursi di DPR RI maupun DPRD kota, kabupaten, dan provinsi. Mudah-mudahan dengan perjuangan ini kita mendapatkan double digit," ujar AHY.

AHY menjelaskan, Partai Demokrat juga mengincar para undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan dalam kampanye terbuka ini. Menurutnya, jumlah undecided voters di Indonesia saat ini masih sangat besar, khususnya dari generasi milenial.

"Kami mengangkat isu yang substansial, tetapi juga dengan konsep politik itu keren. Kita ingin meyakinkan politik itu memang menjadi tool atau alat yang harus kita gunakan untuk bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat kita," ujar AHY.

AHY pun mengimbau kepada seluruh kader dan relawan Partai Demokrat akan terus berusaha meningkatkan elektabilitas di masyarakat. Agar partainya dapat meraih hasil yang sama atau lebih dari Pemilu 2014.

"Partai Demokrat harus terus berkiprah di Ibu Kota yang kita cintai, saat 2019 ini kita bangkit lagi sebagai partai pemenang," ujar AHY.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA