Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

MRT Beroperasi, Fasilitas Pendukung Harus Ditingkatkan

Senin 25 Mar 2019 08:41 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolanda

Penumpang Pertama Pascaperesmian MRT. Penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) berjubel di pintu masuk Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Ahad (24/3/2019).

Penumpang Pertama Pascaperesmian MRT. Penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) berjubel di pintu masuk Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Ahad (24/3/2019).

Foto: Republika/ Wihdan
Pemerintah juga perlu menyediakan parkir perpindahan moda yang sifatnya flat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Forum Transportasi Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana mengatakan secara teknis Moda Raya Terpadu (MRT) siap dioperasikan. Hanya saja menurutnya masih ada fasilitas pendukung yang perlu ditingkatkan. 

Baca Juga

Salah satu yang perlu ditingkatkan, kata Aditya, terkait integrasi antarmoda yang terhubung dengan stasiun MRT. Aditya mengatakan integrasi antarmoda yang berada di setiap stasiun MRT akan mempermudah masyarakat berpindah ke transportasi lainnya karena dijangkau lebih mudah. 

Untuk itu, Aditya menuturkan pemerintah harus menyediakan angkutan pengumpan di setiap stasiun MRT. "Misalnya dari Stasiun MRT Lebak Bulus disediakan angkutan bus berukuran sedang ke kawasan pemukiman di Jakarta Selatan, Bintaro supaya mudah menjangkau Stasiun MRT," kata Aditya kepada Republika.co.id, Ahad (24/3).

Selanjutnya, Aditya mengatakan pemerintah juga perlu menyediakan parkir perpindahan moda. Dia menuturkan parkir tersebut bukan hanya sekedar mengarakkan masyarakat dapat memearkirkan kendaraan pribadinya di mal terdekat Stasiun MRT. 

Dia menjelaskan pada dasarnya parkir perpindahan moda karakternya disediakan khusus untuk pengguna MRT. "Artinya tarif kapasitasnya sifatnya flat, kalau di mal yang berdasarkan jam MRT tidak akan menarik. Untuk apa MRT murah tapi parkirnya mahal," ungkap Aditya.

photo
Peresmian MRT Fase 1. Presiden Joko Widodo menandatangani praasasti tanda Peresmian Moda Raya Terpadu Fase 1 di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad (24/3/2019).
photo
Peresmian MRT Fase 1. Presiden Joko Widodo menandatangani praasasti tanda Peresmian Moda Raya Terpadu Fase 1 di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad (24/3/2019).

MRT fase pertama rute Bundaran Hotel Indonesia (HI)-Lebak Bulus resmi dioperasikan. Pemerintah masih menggratiskan tiket bagi masyarakat yang inggin menggunakannya selama Maret 2019. MRT akan dioperasionalkan dengan tarif pada April 2019. 

"Kami tuntaskan pembangunan 13 stasiun dan nanti MRT beroperasi delapan rangkaian mulai pukul 05.30 WIB sampai 22.30 WIB dengan delapan rangkaian," jelas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam peresmian MRT fase satu di kawasan Bundaran HI, Ahad.

Setelah April 2019, Anies memastikan MRT akan diupayakan beroperasi dengan 16 rangkaian. Sehingga, kata dia, MRT fase pertama dapat beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 00.00 WIB dengan perkiraan penumpang hingga 65 ribu orang perhari bertahap hingga 130 ribu orang per hari.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA