Monday, 25 Zulhijjah 1440 / 26 August 2019

Monday, 25 Zulhijjah 1440 / 26 August 2019

Pemkab Banyumas Revitalisasi Pasar Proliman dan Kemukusan

Senin 25 Mar 2019 18:05 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Christiyaningsih

Toko kelontong di pasar tradisional.

Toko kelontong di pasar tradisional.

Foto: Yusuf Assidiq.
Revitalisasi dilakukan agar pedagang dan pengunjung pasar merasa nyaman dan aman

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Pemerintah Kabupaten Banyumas tahun ini akan merevitalisasi dua pasar tradisional menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD. Dua pasar yang akan direvitalisasi adalah Pasar Proliman di Kelurahan Karangpucung Kecamatan Purwokerto Selatan dan Pasar Kemukusan di Kecamatan Sumbang.

"Revitalisasi pasar tradisional ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung maupun pedagang pasar," jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas Yuniyanto, Senin (25/3).

Dia menyebut untuk revitalisasi kedua pasar tersebut dana yang dianggarkan mencapai sekitar Rp 3 miliar. Untuk Pasar Proliman dialokasikan Rp 1,3 miliar, sedangkan Pasar Kemukusan dialokasikan Rp 1,7 miliar."Saat ini dokumennya sedang kami siapkan agar bisa dilaksanakan lelang pekerjaan," katanya. 

Selain kedua pasar itu, tahun ini Pemkab juga akan melakukan pemeliharaan atau perbaikan Pasar Wangon dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1,8 miliar. "Untuk pemeliharaan pasar ini sumber dana seluruhnya dari APBD Kabupaten," katanya.

Menurutnya, perbaikan dan pemeliharaan Pasar Wangon diperlukan mengingat banyaknya keluhan pedagang pasar. Para pedagang mengeluh bila hujan deras halaman dalam pasar sering banjir. Ini akibat drainase yang kurang lebar dan banyaknya talang/atap banyak yang bocor.

Dia juga menyebutkan di seluruh Kabupaten Banyumas saat ini terdapat 40 pasar yang dikelola oleh pemerintah desa setempat. Meski demikian, kondisi pasar desa tersebut bervariasi, ada yang sudah bagus dan ada kondisinya belum memadai.

Sedangkan untuk pasar yang dikelola Pemkab Banyumas melalui Disperindag, Yunianto menyebutkan, seluruhnya berjumlah 25 pasar. Dari jumlah tersebut, ada yang sudah direvitalisasi dan ada yang belum. "Selain itu, juga ada dua pasar yang dikelola Perusahaan Daerah Pasar Satria yaitu Pasar Kliwon Karanglewas dan Pasar Cilongok," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA