Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Enam Pasar Tradisional akan Dibangun di Bandung Barat

Ahad 24 Mar 2019 16:03 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Esthi Maharani

Pasar tradisional

Pasar tradisional

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra
Enam pasar tersebut akan dibangun dengan konsep semi modern

REPUBLIKA.CO.ID, NGAMPRAH - Sebanyak enam pasar tradisional akan dibangun di enam kecamatan di Kabupaten Bandung Barat pada 2020-2021 untuk meningkatkan geliat perekonomian warga. Kecamatan tersebut berada di Cisarua, Cikalongwetan, Cipendeuy, Gununghalu, Rongga dan Sindangkerta.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Barat, Maman Sulaeman mengungkapkan masih melakukan kajian dan 2019 ini diharapkan Detail Engineering Design (DED) bisa rampung.

"Enam pasar tersebut akan dibangun dengan konsep semi modern," ujarnya, Ahad (24/3).

Ia mengungkapkan, kebutuhan pasar tersebut juga untuk memberikan masyarakat kenyamanan, bersih dan tidak kumuh. Ia mengatakan, pihaknya juga saat ini tengah menyiapkan lahan untuk pasar berkoordinasi dengan desa. Sebab, beberapa lahan yang ada merupakan milik desa. Saat ini, lahan pasar di Sindangkerta sudah ada seluas 10 hektar bersama masjid, alun-alun dan taman.

Selain itu, di Kecamatan Cisarua sudah terdapat lahan seluas 1 hektar milik Pemerintah Kecamatan dan juga di Rongga tanah milik Kecamatan. Menurutnya, biaya pembangunan pasar ditiap wilayah berbeda. Namun, diperkirakan dari angka Rp Rp 30 miliar hingga Rp 75 miliar.

Maman mengatakan anggaran yang digunakan bisa berasal dari pemerintah pusat atau provinsi Jawa Barat. Dirinya menambahkan, pasar yang sudah dibangun pemerintah berada di Lembang, Padalarang dan Batujajar.

"Pasar Tagog di Kecamatan Padalarang sendiri akan dibangun tahun ini," ungkapnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA