Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

JK Komentari Keputusan Erwin Aksa Dukung Prabowo-Sandi

Selasa 26 Mar 2019 15:40 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Andri Saubani

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat diwawancarai wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (26/3).

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat diwawancarai wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (26/3).

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Menurut JK, Erwin telah memberi tahu kepadanya soal dukungan untuk Prabowo-Sandi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin menghargai sikap berbeda dari politikus Golkar yang juga keponakannya Erwin Aksa yang mendukung pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut JK, Erwin tidak meminta izin kepadanya terkait dukungan tersebut.

Baca Juga

Namun, kata JK, Erwin hanya sebatas memberitahukan dukungan kepada Prabowo-Sandiaga, meski Golkar secara resmi telah mengusung pasangan calon Joko Widodo-KH Maruf Amin. "Walaupun dia tidak minta izin, dia cuma kasih tahu. Kalau itu adalah level izin, saya tidak kasih izin," ujar JK saat diwawancarai di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (26/3).

JK menyebut dukungan berbeda tersebut sebagai bagian dari sarana demokrasi. "Erwin kasih tahu bahwa dia dukung ini ya namanya juga sarana demokrasi silakan saja," ujar JK melanjutkan.

Apalagi kata JK, alasan Erwin mendukung Prabowo-Sandiaga karena hubungan persahabatan dengan Sandiaga yang sudah terjalin begitu erat. JK menyebut, hubungan persahabatan memang lebih penting dibandingkan politik.

Karena itu, ia pun memahami dukungan Erwin Aksa karena persahabatan dengan Sandiaga. "Saya sering ajarkan sama mereka ini keluarga keluarga kami, keluarga saya, bahwa persahabatan itu seumur hidup, politik itu hanya lima tahun. Tiap lima tahun berubah-berubah sikap itu," kata JK.

Menurutnya, jangan sampai karena berbeda pilihan dalam pemilihan presiden membuat hubungan kekerabatan maupun persaudaraan menjadi renggang. "(Pemilu) lima tahun saja? Sedangkan persahabatan itu seumur hidup jadi jangan merusak persahabatan itu hanya gara-gara lima tahun, ya silakan saja," kata JK.

Sebelumnya politikus Golkar, Erwin Aksa secara terang-terangan mendukung pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Meski partainya secara resmi telah mengusung pasangan calon Joko Widodo-KH Maruf Amin.
 
"Saya dan Sandiaga Uno merupakan sahabat sejati, mantan Ketua Umum HIPMI dan aktif di KADIN. Kami punya ikatan emosional yang tidak bisa kami hilangkan dan kami lupakan. Kami memiliki hubungan persahabatan yang hakiki," tegas Erwin Aksa saat dikonfirmasi Republika.co.id, Selasa (19/3).

Hal ini pun membuat DPP Partai Golkar memutuskan memberhentikan kadernya Erwin Aksa dari kepengurusan partai. Itu karena Erwin mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga. Pemberhentian Erwin Aksa tertuang dalam surat keputusan yang ditandatangani Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA