Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Jokowi akan Tonjolkan Teknokrasi dan Diplomasi dalam Debat

Rabu 27 Mar 2019 13:19 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Muhammad Hafil

Debat capres-cawapres (Ilustrasi).

Debat capres-cawapres (Ilustrasi).

Foto: Dok Republika.co.id
Penanaman pancasila dalam bernegara akan semakin dimantapkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin menyatakan, capres Joko Widodo bakal menekankan substansi Pancasila dalam debat keempat antarcapres. Jokowi disebut bakal menyanpaikan bagaimana Pancasila diterapkan dalam teknokrasi dan diplomasi luar negeri.

Direktur Program TKN Aria Bima mengatakan, Jokowi akan meneruskan aplikasi ideologi Pancasila yang diklaim telah diterapkan dalam pemerintahan Jokowi selama 4,5 tahun belakangan. Jika Jokowi terpilih kembali, maka penanaman Pancasila dalam bernegara dijanjikan akan semakin dimantapkan.

"Ideologi yang sudah dilaksanakan saat ini merupakan suatu hal yang akan dilanjutkan pada pemerintahan 5 tahun kedepan Pak Joko Widodo Pak Kiai Ma'ruf," ujar Aria saat ditemui di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (27/3).

Aria juga mengatakan, terkait sub tema dalam debat keempat tentang politik luar negeri, Jokowi ingin menyampaikan visi bahwa Indonesia akan menjadi subjek dalam kancah politik internasional. Apalagi, kata Aria, kondisi politik internasional saat ini sudah masuk dalam fase persaingan industri dan ekonomi.

Menurut Aria, alam hal berpolitik luar negeri, maka Ideologi Pancasila akan ditekankan oleh Jokowi. "Substansi inilah yang sebenarnya lebih di frame Bagaimana lima tahun kedepan dalam persoalan ideologi negara yang menyangkut Pancasila," kata Politikus PDIP itu.

Aria menyatakan, Pancasila sebagai ideologi yang dinamis silanya akan ditempatkan lebih teknokratik di tengah konsep kemaritiman, perdagangan Global dan industrialisasi sesuai dengan visi kepemimpinan Jokowi. Pancasila sebagai ideologi akan semakin memantapkan kepentingan nasional Indonesia dalam diplomasi internasional.

"Inilah yang akan lebih ditekankan ke depan untuk debat yang ke-4 ini sebenarnya persoalan penting karena 5 tahun ini menempatkan bagaimana pemerintah dengan fondasi ideologi pemerintah dalam hal ini lebih merumuskan national interest kita suatu hal yang penting yang akan disampaikan dalam debat esok hari," kata Aria.

Debat keempat diselenggarakan KPU di Hotel Shangri-la, Jakarta, Sabtu (30/3). Debat tersebut akan mengusung tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan Keamanan dan Hubungan Internasional. 

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA