Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Ribuan Alumni UGM Doakan Jokowi Jelang Debat Capres

Sabtu 30 Mar 2019 17:28 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Nashih Nashrullah

Jokowi saat tampil di acara debat capres sesi ketiga di Jakarta, Ahad (22/6).

Jokowi saat tampil di acara debat capres sesi ketiga di Jakarta, Ahad (22/6).

Foto: Republika
Alumni UGM mendoakan untuk menggaungkan energi optimisme.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menjelang debat calon presiden ribuan alumni Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Pilih Jokowi (AUpJ) melantunkan doa bersama di Wisma Serbaguna Senayan pada Sabtu,(30/3). 

Baca Juga

Tidak hanya itu, berbagai ungkapan tentang Indonesia masa depan, tentang Indonesia yang lebih maju, sejahtera, aman, damai dan sentosa.  

Ketua Panita, Agus Awali, mengatakan acara doa bersama ini sebagai upaya untuk terus menggaungkan energi optimisme, baik bagi pasangan calon Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin maupun segenap pendukungnya. “Bukan hanya optimisme dalam memenangkan Jokowi-Ma’ruf melainkan optimisme dalam membangun negeri ke depan," jelas Agus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/3).  

Agus meyakini bahwa memberikan dukungan kepada Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin bukan demi kemenangan dalan kontestasi Pemilu 2019 semata. 

Tapi juga demi merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menjaga Indonesia. "Etos kerja, kerja, kerja yang menjadi penggerak kita semua selama ini dan ke depan, juga harus dibarengi dengan doa,” kata Agus.  

Acara doa bersama lintas agama dengan tajuk 'Satukan Doa Satukan Negeri Satu Indonesia' ini dihadiri ribuan alumni UGM dan Perguruan Tinggi lain. Sebelumnya mereka seolah bergilir dan bergantian menggelar deklarasi dukungan bagi pasangan calon presiden nomor urut 01 tersebut.

Sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama hadir termasuk putri mantan presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Yenny Wahid turut hadir dan membacakan puisi kebangsaan. 

Yenny juga sempat memberikan apresiasi atas kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla termasuk mendukung kebijakan Jokowi selama ini terkait Palestina. 

"Doa lintas agama dipanjatkankan di akhir acara bersama perwakilan pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu dan penghayat," tutupnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA