Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Prabowo Ajak 'Lebaran' di TPS, KPU: Lokasi TPS Harus Steril

Sabtu 30 Mar 2019 00:02 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Andri Saubani

Kampanye Akbar Prabowo-Sandi. Capres nomer 02 Prabowo Subiyanto menyampaikan orasi politik saat Kampanye Akbar di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Jumat (29/3/2019).

Kampanye Akbar Prabowo-Sandi. Capres nomer 02 Prabowo Subiyanto menyampaikan orasi politik saat Kampanye Akbar di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Jumat (29/3/2019).

Foto: Republika/ Wihdan
Prabowo mengajak masyarakat untuk berbondong-bondong datangi TPS pada 17 April.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU), memberikan tanggapan atas pernyataan capres 02, Prabowo Subianto,  yang mengajak masyarakat 'lebaran' di tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April mendatang. KPU menegaskan masyarakat boleh mengawal TPS, hanya saja lokasi tempat mencoblos harus steril. 

Komisioner KPU,  Wahyu Setiawan, mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga suara  rakyat di TPS. Sehingga, jika masyarakat khawatir dengan proses pencoblosan dan penghitungan suara di TPS, KPU menegaskan  akan menjaga suara dan hak politik  masyarakat. 

"Semua pihak diharapkan percaya kepada komitmen dan kemampuan KPU dalam menjaga suara rakyat. Di dalam TPS itu kan steril, yang boleh masuk ke sana (TPS) hanya petugas KPPS dan orang  yang menggunakan  hak pilih. Maka kalau menggelar tikar di dalam TPS itu mengganggu, " jelas Wahyu ketika dijumpai  wartawan  di Hotel Shangri-La,  Sudirman,  Jakarta Pusat,  Jumat (29/3) malam. 

Namun,  KPU  memahami jika masyarakat  ingin mengawal proses  di TPS.  Sehingga, dia menyarankan pengawasan itu dilakukan  di tempat  yang bukan area steril.

Masyarakat  boleh mengawasi TPS sambil membawa perlengkapan makan, atau minum  dan perbekalan  lainnya. Hanya saja,  kata Wahyu,  hal semacam ini harus dilakukan  jauh dari lokasi TPS yang steril. 

Sebelumnya, saat berkampanye terbuka di Karawang, Jawa Barat, Jumat,  Prabowo mengajak para pendukungnya  berlebaran pada 17 April di TPS.  Hal ini dilakukan  sebagai antisipasi kecurangan momen pencoblosan.

"Masih mau dicurangi atau tidak? Kalau tidak, 17 April jaga TPS. Bawa lontong, bawa ketupat, bawa sarung, bawa tikar, kita lebaran di TPS. Yang punya makanan berbagi dengan yang tidak punya. Hari itu rakyat harus menang," kata Prabowo di Lapangan Galuh Mas, Karawang, Jawa Barat, sebagaimana dikutip dari siaran pers.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA