Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Prabowo tak Ingin Rakyat Indonesia Dihina Bangsa Lain

Rabu 03 Apr 2019 07:57 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Andri Saubani

Puluhan ribu masyarakat menyambut kedatangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto di kawasan wisata danau Cimpago, Padang, Sumtera Barat, Selasa (2/4).

Puluhan ribu masyarakat menyambut kedatangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto di kawasan wisata danau Cimpago, Padang, Sumtera Barat, Selasa (2/4).

Foto: dok. BPN Prabowo-Sandiaga
Prabowo akan sekuat tenaga mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Calon presiden (capres) Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia harus menjadi bangsa pemenang agar tidak bisa dihina oleh negara lain. Oleh karena itu, ia akan sekuat tenaga mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Pernyataan ini disampaikan saat berkunjung ke Kawasan Wisata Danau Cimpago, Padang, Sumatra Barat.

Baca Juga

"Saya tidak mengijinkan rakyat Indonesia dihina-hina oleh bangsa lain. Saya tidak izinkan harga diri rakyat Indonesia diinjak-injak oleh bangsa lain," tegas Prabowo dalam siaran pers yang diterima Republika, Rabu (3/4).

Kemenangannya bersama Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 20119 nanti, Prabowo kembali mengatakan, bukan untuk dirinya dan Sandiaga. Melainkan, kemenangan rakyat Indonesia yang menginginkan perubahan hidup serta masa depan generasi bangsa.

"Coblos nomor 02 untuk masa depan semua. Kita bersama-sama Indonesia menang, kita menyongsong Indonesia yang bersih dari korupsi, kita menyongsong Indonesia yang adil dan makmur," kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menambahkan, setelah dilantik menjadi Presiden periode 2019-2024 nanti, dirinya akan meperjuangkan nasib para petani dan nelayan agar bisa memiliki pengasilan dan kehidupan yang jauh lebih baik. "Kita bejuang keras agar tidak impor-impor lagi, petani kita bantu. Petani Jepang bisa kaya, masak petani kita miskin. Lihat laut Indonesia kaya masak nelayan kita miskin," tutup Prabowo.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA