Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Hadiri Deklarasi Kader Mathlaul Anwar, Maruf Angkat Jempol

Ahad 07 Apr 2019 07:30 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Reiny Dwinanda

KH Maruf Amin

KH Maruf Amin

Foto: Antara
Maruf Amin diajak berfoto dengan mengangkat jempol oleh kader Mathlaul Anwar.

REPUBLIKA.CO.ID,  TANGERANG -- Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 01, Ma'ruf Amin diajak berfoto jempol oleh ribuan kader muda ormas Islam Mathla'ul Anwar di Hotel Allium, Tangerang, Sabtu (6/4). Ribuan kader tersebut tergabung dalam Jaringan Muda Mathla'ul Anwar untuk melakukan deklarasi dukungan pada pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin..
 
Berdasarkan pantauan di lokasi, Ma'ruf tiba di acara silaturrahmi akbar tersebut sekitar pukul 20.00 WIB. Saat memasuki ruangan, ia langsung dikerumuni oleh kader Mathla'ul Anwar. dan disambut oleh Ketua Majelis Amanah Mathla'ul Anwar, Irsjad Juwaeli.
 
Sebelum acara dimulai, pembawa acara langsung mengajak Ma'ruf dan ribuan kader muda Mathla'ul Anwar untuk mengangkat jempolnya ke atas. Kiai Ma'ruf pun mengangkat jempolnya ke atas untuk berfoto bersama.
 
Ketua Jaringan Muda Mathl'aul Anwar, Ahmad Nawawi Arsyad, mengatakan acara silaturtahim akbar dan deklarasi dukungan tersebut dihadiri sekitar 1.500 kader Mathlaul Anwar. Dia mengatakan, kader Mathlaul Anwar di Banten turut berbangga kepada Kiai Ma'ruf sebagai putra terbaik Banten yang akan menjadi Wakil Presiden RI. 

Baca Juga

"Ormas pertama yang berdiri di Banten itu adalah Mathlaul Anwar. Hari ini dalam sejarah kita, Banten akan memiliki kebanggaan karena salah satu putra terbaik Banten akan menjadi Wakil Presiden," ujar Nawawi saat dalam sambutannya.
 
Dia pun mengajak kepada seluruh kader muda Mathlaul Anwar untuk melawan hoaks. Menurut dia, banyak isu hoaks yang menyerang Jokowi, seperti isu PKI dan dianggap anti-Islam.
 
"Kita harus menjadi corong, kita harus menjadi penyampai informasi ke lingkungan umat kita, karena Pak Jokowi sudah menjadi korban fitnah. Dan itu tidak benar semuanya," kata Nawawi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA