Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

Wagub Sumbar Imbau Milenial tak Cuek pada Pemilu

Selasa 09 Apr 2019 20:47 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Esthi Maharani

Wagub Sumbar Nasrul Abit

Wagub Sumbar Nasrul Abit

Foto: dok. Humas Sumbar
Milenial sangat menentukan arah kepemimpinan bangsa lima tahun ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG- Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit mengimbau kalangan milenial agar turut aktif dalam Pemilu serentak 2019 ini. Menurut Nasrul, kalangan milenial yang rata-rata merupakan kalangan pemilih pemula sangat menentukan arah kepemimpinan bangsa lima tahun ke depan.

"Jangan bersikap masa bodoh, karena suara pemilih pemula berpengaruh dalam menentukan wajah bangsa ini kedepannya, baik itu untuk Pemilihan Presiden dan Wapres, DPR RI, DPD, DPRD Prov serta Kabupetan/ Kota" kata Nasrul, saat menghadiri acara perpisahan siswa SMA N 6 Padang, Selasa (9/4) di Kampus UPI Padang.

Nasrul optimis kalangan pemilih pemul sudah cerdas dalam menentukan pilihan. Karena mereka mudah mengakses informasi melalui handphone pintar. Mantan Bupati Kabupaten Pesisir Selatan itu mengingatkan keaktifan pemilih pemula di media sosial agar tidak menyebarkan informasi palsu atau hoaks. Harusnya kata Nasrul kalangan melenial harus menjadi pelopor melawan hoaks.

"Tapi jangan pula ananda ikut menyebarkan hoaks atau membuat hoaks juga, karena hal tersebut tidak berguna dan memecah belah kita," ucap Nasrul.

Selain mengimbau agar menggunakan hak pilih, Nasrul juga berpesan kepada para siswa yang baru lulus sekolah agar fokus belajar untuk bisa masuk ke Perguruan Tinggi ternama baik negeri maupun swasta. Nasrul menyarankan  harap para orang tua dapat mengkuliahkan anaknya di Perguruan Tinggi dengan minimal akreditasi kampusnya B. Sebab saat ini, untuk masuk ke dunia kerja terutama untuk CPNS, BUMN atau lainnya sudah memantok akreditasi lulusan kampus minimal  B.

Kemudian, bagi siswa yang kuliah nantinya di luar Sumbar, Wagub menekankan agar tidak masuk kedalam lingkaran pecandu narkoba dan LGBT.

"Dua hal tersebut hanya akan membuat ananda hancur, ingat keluarga keluarga di Kampung dan jangan lupa, bergaullah sewajarnya dan jangan lupakan ibadah serta jika sikap dirantau" kata Nasrul menambahkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA