Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Habiburokhman: Prabowo Gebrak Podium Bukti Ketegasan

Jumat 12 Apr 2019 00:05 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memberikan orasi di acara Kampanye Super Akbar Prabowo-Sandi di Stadion Sriwedari Solo, Rabu (10/4). Acara tersebut dihadiri ribuan peserta.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memberikan orasi di acara Kampanye Super Akbar Prabowo-Sandi di Stadion Sriwedari Solo, Rabu (10/4). Acara tersebut dihadiri ribuan peserta.

Foto: Republika/Binti Sholikah
Prabowo gebrak podium karena marah melihat kondisi bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Direktorat Hukum dan Advokasi BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman, mengatakan aksi gebrak meja podium yang dilakukan Prabowo saat berkampanye di Yogyakarta, Senin (8/4), merupakan bukti ketegasan seorang pemimpin. Prabowo tegas soal kebangsaan.

"Pak Prabowo pidato gebrak podium ini memang pemimpin tegas soal kebangsaan. Nasib bangsa dan negara, kita harus tegas," ujar Habiburokhman di kantor Bawaslu RI, Kamis (11/4).

Ia mengatakan, aksi Prabowo yang menggebrak meja podium karena marah melihat kondisi bangsa yang dinilai banyak terjadi kebobrokan. Menurut dia, ketegasan yang ditunjukan Prabowo ini sangat diperlukan bangsa Indonesia untuk membawa perubahan ke arah lebih baik.

Habiburokhman mencontohkan, ketegasan dari seorang pemimpin ditunjukan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Ketika ada kapal asing pencuri ikan tertangkap di wilayah perairan Indonesia, maka akan tenggelamkan.

"Ibu Susi tegas tenggelamkan. Banyak yang suka sama beliau. Dulu banyak juga pejabat kita yang tegas seolah marah tapi ada support," kata fia.

Menurutnya, justru dibandingkan lawan politiknya di Pilpres 2019, Prabowo merupakan sosok yang lebih tenang ketika diserang berbagai fitnah."Tidak seperti Pak Jokowi. Pak Jokowi karena persoalan pribadi dijelekin, difitnah, referensinya ke arah pribadi. Prabowo ga pernah baper, difitnah penculik, kerusuhan, khilafah, kurang Islam, malah bercanda. Tapi kalau soal bangsa beliau marah," kata dia.

Gebrak meja podium ini ramai diperbincangkan di media sosial. Beragam reaksi pro dan kontra bermunculan. Meski begitu, menurut dia, hal itu tidak akan berpengaruh pada suara dukungan. "Walau dipelesetkan bagaimana pun ga akan pengaruh. Orang tahu beliau ikhlas, jujur apa adanya. Beliau marah terhadap situasi bangsa ini," katanya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA