Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Jelang Pilpres, UAS Bertemu Prabowo Subianto

Kamis 11 Apr 2019 19:36 WIB

Red: Hasanul Rizqa

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bertemu dengan Ustaz Abdul Somad (UAS). Dalam pertemuan tersebut,  UAS memberikan doa, nasihat dan hadiah berupa minyak wangi serta sebuah tasbih kesayangan UAS.

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bertemu dengan Ustaz Abdul Somad (UAS). Dalam pertemuan tersebut, UAS memberikan doa, nasihat dan hadiah berupa minyak wangi serta sebuah tasbih kesayangan UAS.

Foto: Dok. Tangkapan Layar/Istimewa
Ustaz Abdul Somad menuturkan pengalamannya bertemu dengan ulama-sufi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mubaligh kenamaan Ustaz Abdul Somad menerima kedatangan Prabowo Subianto baru-baru ini. Hal itu terungkap dalam video yang marak di media sosial hari ini, Kamis (11/4).

Dalam kesempatan itu, Ustaz Abdul Somad (UAS) yang berpakaian baju putih serta berkopiah hitam duduk di sebelah calon presiden nomor urut 02 itu. Tampak Prabowo Subianto membuka pembicaraan dengan pertama-tama menghaturkan terima kasih lantaran sudah diterima sebagai tamu. Namun, hingga berita ini ditulis, lokasi keduanya bertemu belum dapat dipastikan.

Republika.co.id sudah mencoba untuk menghubungi Ustaz Abdul Somad. Namun, panggilan tidak terjawab.

Baca Juga

Ustaz Abdul Somad kemudian menuturkan, antara lain, pengalamannya bertemu dengan ulama-ulama sufistik. Mereka, lanjut alumnus Universitas al-Azhar (Mesir) itu, cenderung menjauhi popularitas. Namun, yang jelas, kepada merekalah Ustaz Abdul Somad berguru serta mendapatkan banyak hikmah dan nasihat. Termasuk dalam konteks pemilihan presiden (pilpres).

Kepada Prabowo, alumnus Darul Hadis (Maroko) itu mengungkapkan adanya Ijtima Ulama dalam menentukan pemimpin Indonesia. Dia mengaku menuruti kesepakatan tersebut.

Namun, lebih lanjut, Ustaz Abdul Somad mengaku masih berhati-hati. Hingga akhirnya dia berkesempatan menemui para ulama sufistik yang tak disebutkan namanya itu.

"Saya khawatir, jangan-jangan saya tertipu oleh Pak Prabowo. Oleh karena itu, saya mencari ulama yang tidak masyhur, tidak populer. (Ada) ulama yang masyhur yang di Youtube, yang di TV, tapi ini ulama yang tak dikenal orang, tapi mata batinnya bersih. (Kepada mereka) Allah bukakan hijab kepada dia, (yakni) ulama-ulama yang tidak perlu materi," tutur Ustaz Abdul Somad, mengutip dari video yang disiarkan Tv One, Kamis (11/4).

"Mungkin Bapak (Prabowo) tak kenal mereka. Dan saya tak pernah tanya ke mereka, 'kira-kira saya pilih yang mana?' Tidak. Saya biarkan mereka membaca hati saya. Mengertikah dia? Ketika datang, saya dekatkan telinga, apa kata dia? (Ulama sufi mengatakan) 'Saya mimpi lima kali ketemu dia.' Saya tanya, 'Siapa?' Prabowo," ungkap Ustaz Abdul Somad di hadapan ketua umum Partai Gerindra itu.

"Kalau mimpi satu kali, boleh jadi itu dari setan. Ini lima kali. Dia mimpi, dia melihat Bapak (Prabowo), itu signal dari Allah," lanjutnya.

Ulama sufi berikutnya yang dikunjungi, UAS meneruskan, yakni punya kecenderungan wara', berhati-hati terhadap perkara duniawi. Misalnya, ulama yang tak disebutkan namanya itu hanya mau makan dan minum dari hasil jerih tangannya sendiri. Dia juga hanya menerima kunjungan orang-orang yang nirpamrih.

Karena itu, cerita UAS, dirinya sempat merasa takut kedatangannya tidak akan diterima. Ternyata, bukan hanya diterima, tuan rumah juga mengajaknya berbincang-bincang 30 menit lamanya. "Di akhir pertemuan, dia bilang, 'Prabowo,'" kenang UAS.

Karena pengalaman-pengalaman itulah, sambung Ustaz Abdul Somad, dirinya sempat merasa gamang. Setidak-tidaknya, sejak akhir Maret ini, peraih anugerah Tokoh Perubahan Republika 2017 tersebut cenderung menghindari media, terlebih dalam konteks pilpres.

Namun, segenap kunjungan ke para ulama itu menggugahnya. "Jadi, saya berpikir lama. Ini kalau saya diamkan sampai pilpres (17 April 2019), (tapi) kenapa mereka (para ulama sufi) cerita ke saya? Tiap malam saya berpikir, berarti saya harus sampaikan. Kalau tidak, berarti seumur hidup nanti saya (kemudian) mati dalam penyesalan, 'Abdul Somad, kenapa kau tidak ceritakan?'" papar UAS.

"Setelah ketemu ini, selesai. Kuserahkan semua kepada Allah SWT. Apa yang terjadi, semuanya kuserahkan kepada Engkau, ya Allah," kata Ustaz Abdul Somad.
Dalam pertemuan ini, terlihat sesekali Prabowo menyeka matanya. Tampak mantan komandan jenderal Koppasus itu terharu dengan doa dan kata-kata Ustaz Abdul Somad tentang makna keikhlasan dan kepemimpinan.

Sempat pula UAS menyampaikan pesan kepada Prabowo bila calon presiden yang didampingi Sandiaga Uno itu menjadi presiden Republik Indonesia 2019-2024.

"Kalau Bapak duduk jadi presiden, terkait saya pribadi, dua saja. Pertama, jangan Bapak undang saya ke istana. Biarkan saya berdakwah, masuk ke hutan, karena memang dari awal saya orang kampung, saya (sering) masuk ke hutan-hutan. Kedua, jangan Bapak beri saya jabatan, apa pun," UAS menegaskan.

Sebelum pertemuan itu ditutup doa bersama, Ustaz Abdul Somad memberikan hadiah kepada Prabowo. Salah satunya berupa minyak wangi kayu gaharu. Itu menyimbolkannya, "Supaya Bapak (Prabowo) menebarkan keharuman di negeri ini (Indonesia)." Hadiah kedua ialah tasbih. Dengan itu, UAS mengajak Prabowo agar gemar berzikir, terutama di kala sepi atau shalat malam.

Simak video berikut

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA