Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Muhammadiyah Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Kamis 18 Apr 2019 12:45 WIB

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Dwi Murdaningsih

Ilustrasi Pilpres 2019

Ilustrasi Pilpres 2019

Foto: Foto : MgRol112
Muhammadiyah mengimbau jika ada sengketa pemiou hendaknya diselesaikan secara hukum.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Setelah hari pemungutan suara Pemilu 2019, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengimbau agar masyarakat Indonesia tetap tenang dan melaksanakan aktivitas sebagaimana biasa. Pemilu memang sangat penting tetapi persatuan bangsa jauh lebih penting. 

"Sekarang saatnya melakukan rekonsiliasi dan merajut kembali kerukunan bangsa," kata Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti melalui keterangan tertulis kepada Republika.co.id Rabu (17/4) malam. 

Mu'ti mengingatkan, masyarakat hendaknya tidak terprovokasi oleh berbagai berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Jangan terprovokasi berita yang berisi hasutan untuk melakukan tindakan kekerasan.

Ia menyampaikan selamat kepada rakyat Indonesia dan penyelenggara pemilu atas terselenggaranya pemilihan presiden-wakil presiden dan anggota legislatif yang lancar, aman, tertib dan damai. Pemilu sudah selesai maka semua pihak hendaknya bisa menahan diri dan menerima hasil-hasil pemilu dengan jiwa besar.

"Jika ada keberatan dan sengketa pemilu hendaknya diselesaikan lewat mekanisme hukum dan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.

Mu'ti juga mengingatkan, quick count bukanlah lembaga yang berwenang mengumumkan dan mengesahkan hasil pemilu. Validitas quick count tidak mutlak walaupun memiliki akurasi yang cukup tinggi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA