Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Jokowi Ingin Bertemu Prabowo untuk Tunjukkan Pemilu Damai

Jumat 19 Apr 2019 00:02 WIB

Red: Andri Saubani

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (tengah) berjalan menjelang pertemuan konsolidasi bersama pimpinan partai yang tergabung Koalisi Indonesia Kerja di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (tengah) berjalan menjelang pertemuan konsolidasi bersama pimpinan partai yang tergabung Koalisi Indonesia Kerja di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Jokowi telah mengirim utusan untuk bertemu Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo, mengatakan dirinya ingin bertemu dengan capres Prabowo Subianto. Ia pun telah mengirim utusan untuk mengajak calon presiden nomor urut 02 itu bertemu guna menjaga silaturahim.

"Tadi siang saya sudah mengutus seseorang untuk bertemu dengan beliau ya agar kita bisa berkomunikasi dan kalau bisa bertemu," kata Jokowi dalam jumpa pers di Restoran Plataran, Jakarta pada Kamis (18/4) sore.

Jokowi menjelaskan pertemuan itu dilakukan untuk menjelaskan kepada rakyat bahwa Pemilu 2019 selesai dengan lancar, aman, dan damai. Mantan wali kota Solo dua periode itu menjelaskan dirinya bersama calon wakil presiden Maruf Amin tetap menjaga silaturahim dengan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo dan Sandiaga Uno.

"Sudah sering saya sampaikan bahwa persahabatan dan silaturahmi kami semuanya, saya dan Pak KH Maruf Amin tidak akan putus dengan Prabowo-Sandi," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan agar masyarakat terus menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan bangsa. "Terakhir sekali lagi marilah kita terus menjaga dan merawat persatuan kita, kerukunan kita, persaudaraan kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air," demikian Jokowi.

Cendekiawan Muslim Profesor Komaruddin Hidayat sebelumnya, telah menyarankan agar Jokowi dan Prabowo bersama-sama menyuarakan kedamaian untuk bangsa usai Pemilu 2019 pada 17 April 2019. Komarudin menyarankan keduanya segera bertemu.

"Sebaiknya Pak Jokowi dan Pak Prabowo serta seluruh elite parpol (partai politik) segera bertemu, memberi contoh dan menyuarakan kedamaian untuk bangsa, kata Komaruddin yang merupakan mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, di Jakarta, Kamis (18/4).

Dia menuturkan, rakyat sudah letih dan lega menyukseskan pemilu yang terbesar di dunia. Untuk itu, suasana di tengah masyarakat harus dijaga tetap kondusif dan aman.

"Mereka ingin kembali hidup rukun dan damai seperti sedia kala," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA