Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

2.767 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang, Susulan dan Lanjutan

Senin 22 Apr 2019 20:24 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Andri Saubani

Warga binaan Lapas Abepura mengikuti pencoblosan Pemilu 2019 susulan di TPS 66 dan 65, Lapas Abepura, Jayapura, Papua, Kamis (18/4/2019).

Warga binaan Lapas Abepura mengikuti pencoblosan Pemilu 2019 susulan di TPS 66 dan 65, Lapas Abepura, Jayapura, Papua, Kamis (18/4/2019).

Foto: Antara/Gusti Tanati
KPU telah menyelesaikan pemungutan suara ulang, susulan dan lanjutan di 1.511 TPS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan ada 2.767 tempat pemungutan suara (TPS) yang melakukan pemungutan suara ulang, susulan dan lanjutan. Hingga saat ini, KPU telah menyelesaikan pemungutan suara ulang, susulan dan lanjutan di 1.511 TPS. 

Baca Juga

"Total dari tiga jenis pemungutan suara yang harus dilaksanakan lagi, itu saat ini sudah mencapai 2.767. Dari 2.767 yang sudah dilaksanakan oleh KPU sebanyak 1.511," ujar Arief Budiman saat konferensi pers di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4).

Dari 1.511 TPS tersebut, sebanyak 10 TPS telah melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU), 1.488 TPS telah melakukan pemungutan suara susulan (PSS) dan 13 TPS yang telah melakukan pemungutan suara lanjutan (PSL). PSU yang telah dilakukan di daerah Jawa Tengah sebayak tiga TPS, Banten empat TPS, Yogyakarta dua TPS dan Bali satu TPS.

Sementara, PSS telah diselenggarakan di daerah Papua sebanyak 981 TPS, Jambi 24 TPS dan Sulawesi Tengah 483 TPS. Selain itu, untuk TPS yang melakukan PSL ada di Kalimantan Timur sebanyak 1 TPS dan 12 TPS ada di wilayah Jawa Barat.

Sehingga, dari 2.767 TPS, masih ada sebanyak 1.256 TPS yang belum dipastikan pelaksanaannya dengan rincian, 383 TPS untuk PSU, 814 untuk PSS, dan 59 TPS untuk PSL. Namun, penyelenggaraan PSU, PSS dan PSL harus selesai paling lama dalam waktu 10 hari ke depan.

"Mudah-mudahan paling lambat, sebagaimana ketentuan UU tidak lebih dri 10 hari, seluruh tindak lanjut terhadap PSS, PSU, dan PSL sudah bisa kita laksanakan," tutup Arief.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA