Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

PLN NTB Gelar Simulasi Evakuasi Bencana

Jumat 26 Apr 2019 17:48 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Gita Amanda

PLN NTB. (Ilustrasi)

PLN NTB. (Ilustrasi)

Foto: dok. PLN NTB
Simulasi evakuasi bencana merupakan upaya meningkatkan kesiapsiagaan pegawai PLN.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar simulasi evakuasi bencana gempa bumi di Kantor PLN UIW NTB, Jumat (26/4). General Manager PLN UIW NTB Rudi Purnomoloka mengatakan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana pada 26 April.

Baca Juga

Rudi menjelaskan, simulasi evakuasi bencana yang diikuti seluruh pegawai PLN UIW NTB merupakan upaya meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapai ancaman bencana, khususnya gempa bumi. "Latihan seperti ini harus terus dilakukan. Semakin terlatih tentu kita akan lebih siap," ujar Rudi.

Selain melihat kesiapan petugas evakuasi dan pegawai dalam menghadapi kondisi darurat, lanjut Rudi, latihan seperti ini juga dilakukan untuk memastikan kondisi peralatan evakuasi yang tersedia dapat berfungsi dengan baik saat bencana terjadi. "Semua peralatan juga harus selalu siap, oleh karena itu hari ini kita uji juga, seperti alarm, dan sebagainya," lanjut Rudi.

Rudi menilai kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan keadaan darurat tentu akan meningkatkan peluang keselamatan. "Semakin siap tentu waktu evakuasi dapat berjalan lebih cepat dan tepat," ucap Rudi.

Rudi menyampaikan simulasi evakuasi kondisi darurat tidak hanya di kantor Unit induk, melainkan juga dilakukan serentak di kantor unit-unit lelaksana yang ada di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, bekerja sama dengan Basarnas dan Dinas Pemadam Kebakaran di masing masing wilayah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA