Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Politikus PDIP: Pemilu Transparan dan Dapat Diterima Publik

Ahad 28 Apr 2019 15:47 WIB

Red: Ratna Puspita

Warga binaan memberikan hak pilihnya saat Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) di TPS 08 Rumah Tahanan (Rutan) Idi Rayeuk Desa Gampong Jalan, Aceh Timur, Aceh, Sabtu (27/4/2019).

Warga binaan memberikan hak pilihnya saat Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) di TPS 08 Rumah Tahanan (Rutan) Idi Rayeuk Desa Gampong Jalan, Aceh Timur, Aceh, Sabtu (27/4/2019).

Foto: Antara/Zamzami
Politikus PDIP yakin kerja keras petugas akan memunculkan hasil yang legitimate.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan mengatakan proses pemilu mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara telah berjalan baik. Ia juga mengatakan pemilu sangat transparan sehingga hasilnya akan dapat diterima publik.

"Secara umum saya melihat proses pungut hitung ini sudah berjalan sangat baik dan dipastikan berjalan dengan amat transparan yang melibatkan banyaknya partisipasi publik dari berbagai kepentingan," kata Arteria dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (28/4).

Dia mengatakan berdasarkan proses pemilu yang baik tersebut, hasilnya akan mendapatkan legitimasi publik. Ia mengatakan semua pihak dapat menghormati apapun hasil penghitungan suara akhir nantinya.

Arteria juga menyatakan keprihatinan dan duka cita atas banyaknya korban petugas pemilu yang wafat dalam menjalankan tugas. Mereka yang meninggal dunia mulai dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), aparat keamanan hingga pengawas pemilu.

Dia mengatakan kerja keras para petugas pemilu itu untuk memperlihatkan dan memastikan perjalanan panjang dari proses rekapitulasi hasil penghitungan suara. Kerja keras itu akan membuahkan hasil hitung yang legitimate dalam balutan nuansa demokrasi sehat berupa pemilu yang beradab dan bermartabat.

Kerja keras petugas pemilu itu, kata dia, sekaligus untuk mengakhiri dan menghilangkan segala polemik dan perdebatan terkait tudingan adanya kecurangan yang masif dalam pemilu. "Sebagai caleg tentunya saya menjadi saksi hidup, yang melihat, mendengar dan mengalami sendiri pelayanan publik di sektor kepemiluan. Saya sangat mengapresiasi kerja keras, kerja cerdas, kerja hebat seluruh stakeholder kepemiluan, baik dari KPU dan Bawaslu RI beserta seluruh jajarannya serta aparat TNI/Polri," ujar dia.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA