Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Pasar Murah Digelar di Kota Cirebon

Senin 29 Apr 2019 18:25 WIB

Rep: Lilis Handayani/ Red: Dwi Murdaningsih

Harga sembako melonjak.   (ilustrasi)

Harga sembako melonjak. (ilustrasi)

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra
Pasar murah akan digelar beberapa kali.

REPUBLIKA.CO.ID,  CIREBON – Menjelang bulan puasa, pasar murah digelar di Kota Cirebon. Masyarakat pun diminta tidak khawatir terkait stok pangan.

Pasar murah itu digelar bersamaan dengan kegiatan mini Expo UMKM untuk Wirausaha Binaan (WUBI) Bank Indonesia, di halaman Keraton Kacirebonan, Kota Cirebon, Senin (29/4). Kegiatan dibuka oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati.

Adapun komoditas pangan yang dijual dalam pasar murah itu, yakni beras yang dijual seharga Rp 9.800 per kg, telur ayam Rp 20 ribu per kg, minyak goreng Rp 10.500 per liter, bawang merah Rp 24 ribu per kg, daging ayam Rp 29 ribu per kg, daging beku Rp 75 ribu per kg, dan terigu di kisaran Rp 6.500 - Rp 8 ribu per kg.

Kepala Tim Sistem Pembayaran (SP) Pengedaran Uang Rupiah (PUR) dan Keuangan Infklusif Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Yukon Afrinaldo, mengatakan, semua komoditas pangan dalam pasar murah itu dijual di bawah harga pasar.

"Kegiatan ini kami adakan dua hari, yakni hari ini (Senin) sampai  besok (Selasa),’’ kata Yukon.

Yukon berharap, kegiatan pasar murah itu dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau. Terutama menjelang bulan Ramadhan seperti sekarang.

Hal senada diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati. Apalagi, pasar murah tidak hanya digelar saat ini saja namun juga di hari-hari mendatang.

"Semoga bisa membantu masyarakat,’’ kata Eti.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Cirebon, Yoyon Indrayana, menjelaskan, Pemkot Cirebon bersama dengan TPID sudah merencanakan sejumlah kegiatan yang sama dalam beberapa hari ke depan.

"Kita akan gelar di beberapa titik, tidak hanya di titik ini saja,’’ kata Yoyon.

Yoyon menyebutkan, kegiatan pasar murah sembako akan digelar di lima kecamatan yang ada di Kota Cirebon. Tujuannya, agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau.

"Kalau stok pangan semua tersedia,’’ kata Yoyon.

Yoyon menambahkan, untuk komoditas yang saat ini mengalami kenaikan harga di Kota Cirebon, terjadi pada bawang merah dan bawang putih. Untuk bawang putih, kenaikannya sangat tinggi dari Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 60 ribu per kg. Sedangkan bawang merah naik dari Rp 18 ribu – Rp 20 ribu per kg menjadi Rp 38 ribu per kg.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA