Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

KPK Tangkap Bupati Talaud Terkait Transaksi Proyek

Selasa 30 Apr 2019 16:14 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Ratna Puspita

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief

Foto: Republika/ Wihdan
Penyidik menduga telah terjadi transaksi terkait pengadaan atau proyek di Pemerintah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Talaud, Sulawesi Utara, Sri Wahyumi Maria Manalip. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, penyidik menduga telah terjadi transaksi terkait pengadaan atau proyek di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud.

Baca Juga

"KPK mengamankan dua orang dari daerah tersebut termasuk unsur kepala daerah. Mereka sedang dalam perjalanan ke kantor KPK di Jakarta," ujar Laode, Selasa (30/4).

Laode mengatakan, penangkapan ini merupakan bagian dari rangkaian operasi tangkap tangan sejak menjelang tengah malam Senin, 29 April 2019, di Jakarta. Tim saat itu sudah menangkap empat orang pihak swasta di Jakarta.

Ia menambahkan empat orang tersebut saat ini sudah berada di kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan. Dengan demikian, jumlah total yang ditangkap sebanyak enam orang. 

Terkait kasus itu, Laode menjelaskan, penyidik menduga Bupati Talaud menerima gratifikasi barang-barang mewah bernilai ratusan juta rupiah. "Diduga hadiah yang diberikan berupa tas, jam dan perhiasan berlian dengan nilai sekitar ratusan juta rupiah," kata Laode. 

KPK memiliki waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap tersebut. Perkembangan proses ini lebih lanjut akan disampaikan KPK setelah dilakukan pemerikasaan pada pihak yang diamankan. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA