Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Sandi Bersyukur tak Banyak Korban KPPS di Sumbar

Rabu 01 May 2019 23:38 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Teguh Firmansyah

Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) memperlihatkan rekapitulasi C1 tingkat kecamatan kepada Calon wakil presiden no ururt 02 Sandiaga Salahuddin Uno (ketiga kiri), yang memantau di Kecamatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Rabu (1/5/2019).

Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) memperlihatkan rekapitulasi C1 tingkat kecamatan kepada Calon wakil presiden no ururt 02 Sandiaga Salahuddin Uno (ketiga kiri), yang memantau di Kecamatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Rabu (1/5/2019).

Foto: Antara/Muhammad Arif Pribadi
Sandi ingin agar model pemilu ke depan diubah.

REPUBLIKA.CO.ID,  PADANG -- Calon wakil presiden nomor urut dua Sandiaga Uno bersyukur tidak banyak panitia dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Sumatra Barat yang menjadi korban pascapelaksanaan Pemilu Serentak 17 April lalu.

Baca Juga

Sandi menyayangkan di daerah lain yang jumlah korban meninggal sudah lebih dari 300 anggota KPPS. Mereka jatuh sakit dan gugur karena kelelahan dalam pelaksanaan pemungutan suara hingga rekapitulasi yang memakan waktu cukup lama.

"Bersyukur di Sumbar tidak banyak korban," kata Sandi di halaman Masjid Raya Sumbar, Padang, Rabu (1/5).

Sandi menyebut sistem Pemilu di Indonesia harus diubah supaya pada Pemilu ke depan tidak ada lagi korban nyawa dan korban kelelahan.

Menurut mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu, seharusnya Pemilu dilaksanakan dengan jujur adil bermartabat dan sehat. "Harus Jurdil Bat Hat," ucap Sandi.

Sandi hari ini datang  ke Kota Padang untuk mengucapkan terima kasih kepada relawan dan pendukung yang telah memberikan cukup banyak suara buat Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 17 April lalu.

Prediksi perolehan suara Prabowo-Sandi di Sumbar cukup tinggi. Berdasarkan hasil quick count dari lembaga survei nasional Charta Politika, Prabowo-Sandi akan meraup suara 87,63 persen di Sumbar. Sementara pasangan nomor urut satu Joko Widodo-Ma'ruf Amin hanya meraup 12,37 persen suara di Sumbar.

Selain bersilaturahim dengan relawan, Sandi juga meninjau beberapa PPK di Sumbar untuk memberikan suntikan moral agar terus semangat bekerja menyelesaikan proses demokrasi.

Sandi mengapresiasi semangat para petugas PPK dan juga para relawan yang senantiasa setia mengawal proses rekapitulasi yang saat ini baru sampai di tingkat kecamatan.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA