Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

PKB Nilai Perombakan Kabinet Kerja Bisa Terjadi

Jumat 03 May 2019 18:02 WIB

Red: Andri Saubani

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Jokowi dinilai membutuhkan konsolidasi pasca-Pemilu 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding menilai, perombakan Kabinet Kerja sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat. Alasannya, pasca-Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, Presiden Jokowi membutuhkan konsolidasi baru hingga bulan Oktober mendatang.

"Bisa saja pasca-Pilpres, Jokowi membutuhkan konsolidasi baru sampai Oktober mendatang," kata Karding di Jakarta, Jumat (3/5).

Selain itu dia mengatakan, pertanyaan apakah akan ada perombakan kabinet atau tidak, tentu itu sangat mungkin karena ada beberapa anggota kabinet terpilih menjadi anggota DPR. Para menteri yang kemungkinan menjadi anggota DPR periode 2019-2024 yaitu Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Karding yang merupakan Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf itu mengatakan, Jokowi sebagai Presiden RI memiliki hak dan kewenangan untuk melakukan perombakan kabinet sehingga partainya akan mendukung. "Apa pun keputusan Pak Jokowi, melakukan perombakan atau tidak, tugas kami mendukung hingga pemerintah bisa berjalan lebih baik dan lebih produktif," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA