Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Polisi Geledah Gudang Penyimpanan Petasan di Sukabumi

Selasa 07 May 2019 21:00 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Polisi menyita petasan dari sejumlah gudang penyimpanan petasan di Sukabumi, Jawa Barat. (Ilustrasi).

Polisi menyita petasan dari sejumlah gudang penyimpanan petasan di Sukabumi, Jawa Barat. (Ilustrasi).

Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Ribuan butir petasan disita polisi dari gudang penyimpanan di Sukabumi.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Polsek Cibadak dan Polres Sukabumi menggeledah sejumlah gudang di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang dijadikan tempat penyimpanan berbagai jenis dan ukuran petasan. Dari hasil razia yang dilakukan polisi, ribuan butir petasan seperti jenis rantai, korek, dan lain-lain mulai dari ukuran kecil hingga besar disita.

"Razia ini merupakan Operasi Cipta Kondisi selama Ramadhan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang sedang melaksanakan ibadah di bulan suci ini," kata Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman di Sukabumi, Selasa.

Selain itu, polisi yang dibantu petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi juga menggeledah warung atau kios yang disinyalir menjual petasan. Razia yang dilakukannya tersebut karena petasan ini bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain, bahkan bisa memicu terjadinya tawuran antarpemuda maupun warga yang disebabkan bermain petasan tersebut.

Langkah seperti ini akan dilakukan pihaknya hingga Idul Fitri mendatang. Kapolsek mengimbau pedagang agar tidak menjual petasan, tetapi untuk jenis kembang api masih diizinkan.

Tidak hanya petasan, petugas gabungan juga melakukan razia terhadap warung atau rumah makan yang buka pada siang hari. Untuk sementara, pengusaha atau pemilik hanya diimbau agar menghormati aturan selama Ramadhan ini dan diperbolehkan membuka usahanya pada jam yang sudah ditentukan.

Pihaknya juga mengimbau kepada warga maupun organisasi kemasyarakatan (ormas) agar tidak main hakim sendiri jika ada warung makan yang buka siang hari. Ia menyerukan agar ormas melaporkan kepada kepolisian untuk dilakukan tindakan.

"Selama Ramadhan ini mari kita jaga kesuciannya dan saling menghormati untuk menjaga kondusivitas daerahnya masing-masing agar selama bulan suci ini warga yang melaksanakan ibadah saum nyaman dan aman," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA