Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Liverpool Menolak Menyerah

Selasa 07 May 2019 22:05 WIB

Rep: Anggoro Pramudya, Frederikus Bata, Eko Supriyadi, Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Didi Purwadi

Pemain Barcelona merayakan kemenangan dalam leg pertama semifinal Liga Champion lawan Liverpool di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Rabu (1/5).

Pemain Barcelona merayakan kemenangan dalam leg pertama semifinal Liga Champion lawan Liverpool di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Rabu (1/5).

Foto: AP Photo/Emilio Morenatti
Barca melumat Liverpool 3-0 di leg pertama semifinal Liga Champions pada pekan lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Rabu (8/5) malam dinihari, pukul 02.00 WIB, Liverpool akan melakoni ‘Mission Impossible’. The Reds wajib memetik kemenangan 4 gol tanpa balas untuk memastikan lolos ke final Liga Champions. Meski bermain di markasnya Anfield, Liverpool sepertinya sulit meraihnya karena sang tamu adalah raksasa Spanyol Barcelona.

Sepanjang Liga Champions musim ini, Liverpool memang pernah menorehkan kemenangan 4-0 saat menjamu Red Star Belgrade di laga penyisihan grup. Skuad Juergen Klopp juga mampu menjungkalkan tuan rumah Bayern Muenchen 3-1 di babak 16 besar. Dan, mereka menyingkirkan tuan rumah Porto dengan membawa pulang kemenangan 4-1 di putaran perempat final.

Namun, kini lawan yang dihadapinya adalah Barcelona. Klub asal Spanyol berjuluk Blaugrana ini belum pernah kalah saat tampil di markas tim lawan dari babak penyisihan grup hingga babak perempat final. Dan, Barca terakhir melumat Liverpool 3-0 di leg pertama semifinal Liga Champions pada pekan lalu.

Catatan pertemuan kedua tim juga berpihak pada Barcelona. Dalam empat pertandingan di Anfield, Barcelona hanya sekali kalah saat ditekuk 0-1 pada April 2001. Selebihnya Barcelona mampu membawa pulang dua kemenangan dan sekali seri.

Misi Liverpool pun menjadi semakin sulit karena mereka tidak bisa tampil dalam kekuatan penuh. Duo striker andalannya, Mohamed Salah dan Roberto Firmino, dipastikan absen dalam laga malam nanti.

MENOLAK MENYERAH
Liverpool mengakui misi 4-0 sangat sulit, namun menolak menyerah sebelum ‘berperang’. Bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold, menyatakan timnya siap memberikan kejutan di Stadion Anfield pada Rabu (8/5) malam dinihari WIB nanti.

‘’Kami tahu ini akan sangat sulit, semua orang harus realistis,’’ kata Alexander-Arnold kepada situs klub Liverpool disadur Football Espana, Selasa (7/5). ‘’Tetapi kami masih memiliki kepercayaan dalam diri kami sendiri. Segala sesuatu mungkin terjadi di Anfield. Mudah-mudahan ini malam istimewa bagi kami.’’

Bek Andrew Robertson menyebut Liverpool tidak akan pernah menyerah sampai benar-benar dikalahkan. Namun, Liverpool butuh keberuntungan untuk menyingkirkan Barcelona dengan skor 4-0. ‘’Kami perlu pertandingan sempurna dengan sedikit keberuntungan,’’ ucap Robertson dikutip dari Sky Sports.

Virgil van Dijk menyadari akan sangat sulit menjamu Barcelona di Anfield. Namun, bek Liverpool itu menyakini timnya mampu membalikkan keadaan dari ketertinggalan agregat 0-3. ‘’Saya tahu sangat sulit bagi kami ketika berlaga di Anfield. Namun kami punya kepercayaan, mari lihat apa yang terjadi,'' katanya.

Sementara, kapten Jordan Henderson mengatakan Liverpool sangat bersemangat menyambut laga malam nanti karena mereka sangat berhasrat memenangkan trofi yang tidak pernah diraihnya dalam 14 tahun terakhir. Mayoritas pemain Liverpool juga belum bisa melupakan pahitnya kegagalan meraih trofi Liga Champions musim lalu karena dikalahkan Real Madrid di partai final.

‘’Kami layak atas trofi musim ini. Liverpool hanya perlu terus maju dan bermain sampai menit terakhir,’’ kata Henderson.

TAK INGIN LENGAH
Meski difavoritkan dalam laga nanti, Barcelona tetap tidak ingin lengah dan meremehkan tuan rumah. Striker Luis Suarez mengingatkan rekan-rekannya di Barcelona bahwa Liverpool tetap berbahaya meski tidak perkuat Salah dan Firmino.

‘’Kami melawan tim dengan begitu banyak sejarah. Mayoritas adalah pemain internasional dan kami harus sangat menghormati mereka,’’ ujar Suarez.

Meski tidak diperkuat Salah dan Firmino, Liverpool tetap tim kuat dan patut diwaspadai. Modal kemenangan 3-0 pada leg pertama pun tidak menjadi jaminan Barcelona akan mudah melewati laga malam nanti.

‘’Hasil di leg pertama menyesatkan karena peluang mereka dan peluang kami masih sama-sama terbuka,’’ katanya. ‘’Ini semifinal Liga Champions melawan finalis tahun lalu dan tim Liga Primer. Di Anfield, kami harus bermain lebih baik lagi untuk melewatinya.’’

Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, meminta anak asuhnya melupakan hasil leg pertama. Ia berharap anak asuhnya tidak berleha-leha, sebab mereka belum memastikan diri lolos ke final. ‘’Kami akan tampil seolah-olah kami belum memainkan leg pertama,’’ katanya dikutip dari Marca.

Barcelona tengah berjuang meraih treble winners musim ini. Setelah mengunci gelar La Liga dan tiket final Copa del Rey, Barcelona kini bertekad melewati hadangan Liverpool untuk mencuri tiket final Liga Champions malam ini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA