Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

KPU: Rekapitulasi Nasional Pemilu Dalam Negeri Mulai 10 Mei

Rabu 08 May 2019 14:14 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Andri Saubani

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Viryan Azis memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta Pusat, Jumat  (5/10).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Viryan Azis memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta Pusat, Jumat (5/10).

Foto: Republika/Mimi Kartika
Saat ini proses rekapitulasi pemilu di dalam negeri baru sampai tingkat provinsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan, mengatakan, pihaknya mentargetkan proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 dalam negeri dimulai pada Jumat (10/5). Saat ini proses rekapitulasi hasil pemilu di dalam negeri baru sampai tingkat provinsi.

Baca Juga

"(Target nasional) kita rencanakan mulai sekitar tanggal 9 atau tanggal 10," ujar Viryan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat,  Rabu (8/5).

Viryan mengatakan, hampir semua provinsi telah mulai merekap suara, namun dia mengakui sejumlah kabupaten/kota belum merampungkan proses rekap. Dia menyebut sejauh ini baru Provinsi Gorontalo yang telah menyelesaikan proses rekapitulasi.

Karena itu, KPU berharap hari ini ada provinsi lain yang menyelesaikan proses rekapitulasi. "(Rekapitulasi tingkat nasional) tidak mungkin (digelar) dengan satu (provinsi), harus ada beberapa provinsi yang sudah selesai," ungkap Viryan. 

Pada Rabu, KPU masih melanjutkan rapat pleno penetapan rekapitulasi hasil perolehan suara di luar negeri. Hingga berita ini ditulis, KPU baru menyelesaikan 74 dari 130 wilayah kerja Panitia Penyelenggara Luar Negeri (PPLN). Padahal KPU sendiri menargetkan proses rekap luar negeri selesai hari ini.

Namun demikian, Viryan optimis target rekap untuk suara luar negeri bisa diselesaikan hari ini. "Kemarin kurang lebih 40 PPLN selesai. Nah hari ini kita harapkan bisa lebih dari 40 PPLN. Karena kemarin PPLN besar-besar, seperti Johor Baru, kemudian Riyadh, Taipei yang jumlah KSK nya sampai hampir 500 KSK, ini sudah yang besar-besar sudah kita selesaikan," ujarnya.

Calon terpilih pada Pemilu 2019 akan ditentukan berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara dari formulir C1 yang dilakukan secara manual dan berjenjang, mulai dari tingkat TPS, Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi, dan nasional. Hasil itu baru akan diumumkan KPU. Hasil itu baru akan diumumkan KPU selambat-lambatnya pada 22 Mei 2019.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA