Pesan Kerukunan Umat Tersampaikan di Tarawih Keliling Sleman

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Nashih Nashrullah

 Kamis 09 May 2019 20:35 WIB

Ilustrasi Shalat Tarawih Foto: dok. Republika Ilustrasi Shalat Tarawih

Pemkab Sleman melaksanakan Tarawih Keliling melibatkan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN – Safari Tarawih Keliling (Tarling) Pemkab Sleman memang memiliki tujuan sebagai jembatan silaturahim pemerintah dan masyarakat. Gelaran itu turut bertujuan merajut lagi tali kebangsaan yang sempat meregang.

Baca Juga

Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengatakan Tarling menjadi salah satu usaha memakmurkan masjid. Sekaligus, meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dia berpesan, agar masyarakat mampu menjaga kerukunan antarumat beragama. Selain itu, masyarakat diminta ramah dengan tangan yang terbuka menerima pendatang baru di Kabupaten Sleman.

Pascapemilu, dia menekankan, masyarakat harus bisa kembali rukun dan bekerja sama untuk membangun daerahnya masing-masing. Sri menegaskan, pemilu sudah usai dan tinggal serahkan ke Allah SWT. "Jangan sampai mudah terprovokasi, sehingga tetap kondusif dan aman," kata Sri di Masjid Ushuluddin, Kecamatan Ngaglik, Rabu (8/5) malam. 

Senada, Camat Ngaglik, Subagya menuturkan, penyelenggaraan pemilihan umum di Kecamatan Ngaglik secara umum berlangsung lancar. Walau ada kendala-kendala, semua mampu terselesaikan. "Semua berjalan lancar dan aman meski ada beberapa kendala, namun dapat terkondisikan," ujar Subagya.

Kegiatan diakhiri pemberian bantuan kepada Masjid Ushuluddin. Bantuan sebesar Rp 17,5 juta itu berasa dari Pemkab Sleman, Kecamatan, Pemdes, Baznas, dan Bank BPD DIY. 

Terpisah, Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, turut mengajak masyarakat bahu-membahu menjaga kondisi tetap kondusif. Ini terkait kondisi usai penyelenggaraan pemilu serentak.

Dia berharap, bulan suci Ramadhan dapat membawa masyarakat bisa bersikap lebih bijak menanggapi segala sesuatu. Utamanya, dalam menanggapi informasi-informasi yang beredar.

"Lebih bijak menanggapi segala sesuatu, terlebih dalam menanggapi informasi yang belum dipastikan kebenarannya," kata Sri di Masjid Al Umar Kecamatan Minggir, Selasa (7/5) malam. 

Kegiatan itu ditutup pemberian bantuan kepada Masjid Al Umar. Bantuan sebesar Rp 15.630.000 itu berasal dari Pemkab Sleman, Baznas, Kecamatan, Desa, RSUD Sleman dan PDAM Sleman.  

 

 

Berita Lainnya

Play Podcast X