Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Bali Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Liga Selancar Dunia

Ahad 12 May 2019 13:38 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Esthi Maharani

Peselancar

Peselancar

Foto: ANTARA FOTO
Kejuaraan tersebut rencananya bakal digelar di Pantai Keramas Kabupaten Gianyar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Provinsi Bali menjadi tuan rumah seri ke-3 kejuaraan dunia selancar (surfing) dari Liga Selancar Dunia atau WSL Champions Tour 2019. Kejuaraan tersebut rencananya bakal digelar di Pantai Keramas Kabupaten Gianyar, Bali.

Kejuaraan bertajuk Corona Bali ProTected itu bakal diikuti oleh 56 peselancar yang terbagi menjadi 37 surfer putra dan 19 surfer putri yang seluruhnya masuk daftar peselancar top dunia. WSL Champions Tour kali ini bakal diselenggarakan mulai Senin (13/5) sampai dengan Sabtu (25/5).

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ricky Fauziyani di Jakarta, Ahad (12/5), menjelaskan, Indonesia dipilih menjadi salah satu tempat dari 11 seri lomba kejuaraan selancar dunia dari WSL.

“Dari Australia ke Indonesia lalu Brazil, Afrika Selatan, Amerika Utara, Prancis Eropa, dan Hawai. Ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki destinasi surfing kelas dunia,” kata Ricky, Ahad.

Sementara itu, Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari, Kementerian Pariwisata, Indroyono Soesilo menambahkan, pemerintah melirik potensi selancar sebagai daya tarik wisata Indonesia bagi wisatawan mancanegara.

"Pemerintah melihat ada potensi besar dari selancar. Karena itulah, mulai tahun lalu, kami bekerja sama dengan WSL dan memberi dukungan pada beberapa event surfing yang diselenggarakan di Indonesia,” ucapnya.

Indroyono mengatakan, Indonesia patut bersyukur dikaruniai banyak pantai dengan ombak yang tersebar di sepanjang pesisir pantai bagian barat dan selatan Samudra Hindia hingga pesisir pantai Samudra Pasifik.

Indonesia mempunyai ratusan pantai surfing. Sebanyak 30 lokasi di antaranya menjadi lokasi surfing kelas dunia. Dari 30 lokasi ini, 11 di antaranya menjadi tempat penyelenggaraan WSL 2019. Indroyono mengatakan, hal itu akan membawa Indonesia sebagai destinasi surfing nomor satu di dunia.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA