Wednesday, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 January 2020

Wednesday, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 January 2020

Krisdayanti dan Arzeti Berpeluang Lolos ke Senayan

Senin 13 May 2019 23:31 WIB

Red: Andri Saubani

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (kanan), calon anggota legislatif Krisdayanti (kedua kanan) bersama kader dan simpatisan PDIP melakukan senam bersama saat peringatan HUT ke-46 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (kanan), calon anggota legislatif Krisdayanti (kedua kanan) bersama kader dan simpatisan PDIP melakukan senam bersama saat peringatan HUT ke-46 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Foto: Antara/Galih Pradipta
Tidak sedikit artis di Dapil Jatim yang gagal meraih suara terbanyak di Pileg 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Dua artis perempuan, Krisdayanti dan Arzeti Bilbina berkesempatan menjabat sebagai anggota parlemen DPR RI periode 2019-2014. Hal itu diketahui berdasarkan penghitungan metode Sainte League.

"Benar, Krisdayanti dan Arzeti menjadi artis yang di antaranya lolos ke 'Senayan. Tapi, ada beberapa artis lainnya yang gagal," ujar Direktur SCG Research and Consulting, Didik Prasetiyono, kepada wartawan di Surabaya, Senin (13/5).

Krisdayanti yang maju melalui PDI Perjuangan menjadi calon anggota legislator peraih suara terbanyak di seluruh daftar caleg daerah pemilihan Jawa Timur V yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu dengan raihan 132.131 suara. Sedangkan, Arzeti Bilbina yang maju lewat PKB dari daerah pemilihan Jawa Timur I (Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo) sukses kembali ke parlemen setelah meraih 53.185 suara.

Nama Arzeti Bilbina merupakan caleg petahana setelah pada periode 2014-2019 dinyatakan sah sebagai anggota DPR RI karena menggantikan Imam Nahrawi yang ditunjuk Presiden sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Menurut Didik, di daerah pemilihan Jawa Timur cukup banyak caleg artis yang maju, namun tidak sedikit dari mereka yang dinyatakan gagal karena minimnya perolehan suara.

Seperti di dapil Jatim I, terdapat sejumlah artis, antara lain Ahmad Dhani (Partai Gerindra) yang gagal meraih kursi karena mendapat 40.148 suara, Sundari Soekotjo (PKB) dengan raihan 9.754 suara, Andre Hehanusa (PDIP) dengan raihan 26.139 suara, serta Manohara Odelia (Nasdem) raihan 6.865 suara. Di dapil lainnya, Jatim III (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso), beberapa artis antara lain Banyu Biru Djarot (putra aktor film Eros Djarot) gagal meraih kursi mewakili PDIP karena hanya memperoleh 55.482 suara, kemudian dua caleg artis asal Nasdem, Lucky Perdana dan Yuli Anita KDI gagal karena masing-masing mendapat 9.163 suara dan 19.298 suara.

Di dapil Jatim IV (Jember dan Lumajang), meski meraih suara tertinggi di antara caleg PAN dengan 29.265 suara, penyanyi senior Emilia Contessa gagal melenggang karena partainya tak mendapatkan kursi di dapil tersebut. Lalu artis Ferlyanto Putra dan Imelda Soraya juga gagal usai masing-masing meraih 12.900 suara dan 4.540 suara.

Dapil Jatim VI (Kota/Kabupaten Blitar, Kota/Kabupaten Kediri dan Tulungagung), dua artis masing-masing Venna Melinda asal Partai Nasdem dan Ronnie Sianturi asal PDIP juga belum berhasil karena masing-masing mendapatkan 57.060 suara dan 30.406 suara. "Khusus Venna Melinda, ia gagal bersaing dengan rekan satu partainya, Nurhadi, yang selisih suaranya 83 suara saja. Venna mendapat 57.060 suara, sedangkan Nurhadi 57,143 suara," ucap mantan komisioner KPU Jatim tersebut.

Di dapil Jatim VIII (Kota/Kabupaten Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kota/Kabupaten Madiun), penyanyi Denada yang merupakan caleg dari PAN gagal meraih kursi karena hanya mendapat 43.573 kursi. Adapun, artis Ratna Listy asal Nasdem hanya mendapatkan 2.162 suara.

Di dapil Jatim IX (Bojonegoro dan Tuban), artis Thessa Kaunang asal Partai Nasdem gagal karena hanya meraih 1.316 suara, kemudian caleg artis asal PDIP, Sari Koeswoyo juga hanya mendapatakan 14.862 suara. Selanjutnya di dapil Jatim X (Gresik dan Lamongan), artis Elma Theana juga belum berhasil menjabat anggota DPR RI setelah hanya meraih 2.822 suara.

"Data rekapitulasi kursi ini diambil dari form DC-1 KPU Jatim setelah pleno penetapan. Nama caleg terpilih secara definitif ditetapkan KPU setelah penetapan nasional 22 Mei, dan data di atas adalah perkiraan berdasar data suara," tutur Didik.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA