Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Ace: Paparkan Kecurangan, BPN Giring Opini

Selasa 14 Mei 2019 19:11 WIB

Rep: Riza Wahyu Pratama/ Red: Teguh Firmansyah

Ace Hasan Syadzily

Ace Hasan Syadzily

Foto: Republika/Prayogi
Ace menilai seharusnya dugaan kecurangan dilaporkan ke Bawaslu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara TKN (Tim Kampanye Nasional) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily mengatakan, tindakan BPN memaparkan data kecurangan adalah bentuk penggiringan opini.

Baca Juga

Menurutnya, jika BPN memang memiliki data kecurangan sebaiknya dilaporkan ke Bawaslu. "Apa yang mereka lakukan sebetulnya terlihat sekali untuk menggiring opini dalam rangka mendelegitimasi hasil Pemilu 2019," kata Ace Hasan, Selasa (14/5).

Politisi Partai Golkar itu menegaskan, dugaan kecurangan tidak seharusnya disampaikan seperti itu. Seharusnya, dugaan kecurangan dilaporkan kepada institusi-institusi yang berhak menangani dugaan pelanggaran pemilu, yaitu Bawaslu.
"Seharusnya Pak Riza Patria yang mengetahui UU Pemilu menyampaikan hal itu," ujar Ace.

Ia menambahkan, langkah tersebut justru mengesankan bahwa paslon 02 tidak siap kalah. Sehingga memunculkan tuduhan adanya kecurangan. Padahal, hal itu belum tentu dapat dibuktikan.

"Apalagi mereka menuduh kecurangan yang bersifat TSM (Terstruktur, Sistematis, Masif). Yang berhak untuk menyimpulkan itu ya Mahkamah Konstitusi (MK)," kata pria kelahiran Pandeglang, Banten itu.

Pada akhirnya, Ace menegaskan, upaya BPN itu tidak signifikan dalam mengubah hasil penghitungan KPU. "Real count KPU sudah lebih dari 80 persen. Paslon 01 menang dengan selisih hampir di atas 15 juta suara," ujarnya.



BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA