Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

22 Mei, Politikus Nasdem: Aktivitas Seperti Biasa Saja

Ahad 19 May 2019 13:26 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Ratna Puspita

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Johnny G. Plate.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Johnny G. Plate.

Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Johnny mengimbau, masyarakat tak turun ke jalan karena ada potensi ancaman kekerasan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate mengimbau masyarakat tidak panik dengan wacana people power yang dilakukan saat pengumuman hasil Pilpres oleh KPU pada 22 Mei. Ia menyarankan masyarakat untuk menjalani aktivitas hidup seperti hari biasanya.

Baca Juga

"Rakyat diimbau hidup seperti biasa seperti hari-hari sebelumnya. Tenang, tidak terpengaruh, tidak terprovokasi. Yang mau di rumah nonton (hasil KPU), silakan, yang kerja, silakan kerja," katanya pada Republika, Ahad (19/5).

Ia tidak mempersoalkan ada pihak yang ingin berunjuk rasa pada 22 Mei karena hal itu merupakan dari hak warga negara. Hanya, ia mengingatkan, kerawanan terjadi kekerasan pada aksi unjuk rasa di waktu tersebut.

Karena itu, ia mengimbau, masyarakat tidak turun ke jalan. "Bila ada yang mau demo itu bagian dari demokrasi, tapi karena banyak isu-isu sebaiknya tidak perlu ambil bagian dalam demo karena ada potensi ancaman kekerasan. Maka rakyat dianjurkan tidak ambil bagian," ujarnya.

Wakil Ketua TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin itu mewanti-wanti masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing jelang 22 Mei. Ia khawatir ada individu atau kelompok yang menunggangi aksi tersebut.

"Hati-hati di lingkungan masing-masing ,kalau temukan ada orang-orang yang  dicurigai melanggar hukum maka lapor ke aparat," ucap pria asal Nusa Tenggara Timur itu.

Sebelumnya, Mabes Polri mengintensifkan pengawasan dan kewaspadaan jelang 22 Mei. Hasilnya, dalam sebulan terakhir terjadi penangkapan terhadap sejumlah terduga teroris di berbagai wilayah. Mabes Polri mengklaim mereka diduga bakal melaksanakan aksi teror bersamaan dengan pengumuman KPU pada 22 Mei. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA