Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Mudik, Truk ke Sumatra Dialihkan ke Pelabuhan Bojonegara

Senin 20 May 2019 15:23 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Teguh Firmansyah

Kendaraan memasuki kapal untuk menyeberang di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Kamis (2/5).

Kendaraan memasuki kapal untuk menyeberang di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Kamis (2/5).

Foto: Republika/Prayogi
Pengalihan tersebut untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Polda Banten akan mengalihkan rute kendaraan truk yang ingin menyebrang ke Sumatera dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bojonegara, Serang. Hal tersebut untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik menuju pelabuhan Merak.

Baca Juga

Skenario lalin ini rencananya akan diterapkan pada waktu-waktu yang diprediksi menjadi puncak arus mudik.

"Kendaraan truk akan kita alihkan ke pelabuhan Bojonegara mulai dari tanggal 29 Mei hingga 2 Juni. Ini sudah hasil kesepakatan kita dengan stakeholder lain dan akan kita terapkan," ucap Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Banten Kombes Pol Wibowo. Senin, (20/5).

Pengalihan arus truk ini, menurutnya merupakan salah satu skenario yang sudah disiapkan Polda Banten untuk mengantisipasi lonjakan pemudik pada tahun ini melalui Pelabuhan Merak.

Dirlantas juga menyebut pengalihan arus pada jalan tol akan dilakukan jika kemacetan dari pintu keluar tol sudah mencpai Kilometer 95. Nantinya, ekor kemacetan yang melebihi Kilometer 95 akan dialihkan ke jalan arteri Cilegon Timur.

"Tidak melalui Cilegon barat karena jarak jalan Cilegon Barat ke Merak itu relatif pendek," ucapnya.

Contra flow juga akan dilakukan dengan menggunakan sebagian besar pintu keluar tol Merak untuk arus kendaraan menuju Merak. Sementara yang menuju Jakarta hanya satu atau dua gerbang saja.

Skenario akhir jika kepadatan kendaraan belum bisa diurai, Dirlantas akan melakukan one way atau menutup semua pintu menuju Jakarta dan menggunakan pintu tol hanya untuk kendaraan menuju Merak saja. "One way akan dilakukan hanya di Kilometer 94 saja, jadi bukan sepanjang jalan tol Cikupa," tuturnya.

Sementara Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir mengharap agar pemudik yang melalui pelabuhan Merak nanti, untuk terus memperbarui info waktu-waktu puncak kepadatan kendaraan. Hal ini diharapakan agar masyarakat bisa menghindari waktu dan titik lokasi kepadatan arus mudik.

"Kita akan publikasikan di mana letak dan waktu-waktu puncak kepadatan arus mudik di running text tv atau di media lain sebagai upaya pelayanan kepada masyarakat. Rencana pastinya Jumat nanti kabari," ucap Kapolda.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA