Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Kapal Penyeberangan Merak-Bakauheni Diganti Lebih Besar

Sabtu 11 May 2019 11:31 WIB

Red: Nur Aini

Suasana dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (3/5).

Suasana dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (3/5).

Foto: Republika/Prayogi
Penggantian kapal penyeberangan Merak-Bakauheni untuk arus mudik Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Jarya Sumadi mengatakan kapal penyeberangan Merak-Bakauheni serta sebaliknya akan menggunakan lebih besar dan cepat dalam upaya memperlancar arus mudik-balik Lebaran 2019.

Baca Juga

"Langkah itu kita lakukan sebagai salah satu upaya kita untuk menghindari antrean dan kemacetan panjang penumpang serta kendaraan," kata Menhub Budi Karya kepada pers di Merak, Sabtu (11/5).

Menhub meninjau Terminal Eksekutif Merak-Bakauheni dan rapat koordinasi Lebaran 2019. Hadir dalam kegiatan itu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, dan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi.

Menurut Menhub, dengan ditambah kapasitas kapal penyebrangan tersebut, maka jumlah penumpang bisa ditampung lebih banyak dan kecepatan kapal bisa bertambah.

Langkah lain yang akan ditempuh untuk memperlancar arus mudik balik, adalah dengan melarang truk mengangkut kebutuhan pokok melalui pelabuhan Merak-Bakauheni, dan mengarahkan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kita juga minta di kapal penyeberangan agar disediakan jaket keselamatan yang cukup," katanya.

Dari rapat koordinasi petsiapan Lebaran 2019 dengan sejumlah pemangku kepentingan, Menhub mengatakan persiapan tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu, apalagi mulai tahun ini sudah tersedia terminal eksekutif sehingga bisa menambah ruang angkut penumpang dan mobil.

Pemerintah, katanya, terus berupaya agar pelaksanaan mudik balik Lebaran 2019 bisa lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, pemerintah terus melakukan kajian yang lebih dalam dan lebih baik agar kemacetan parah tidak terulang lagi pada tahun ini.

"Presiden juga sudah memerintahkan kepada kami agar semua persiapan dilakukan dengan baik, sehingga masyarakat bisa melakukan mudik dan valik dengan lancar," kata Menhub.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA