Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

MRT dan Transjakarta Batasi Pelayanan

Kamis 23 Mei 2019 08:55 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Bilal Ramadhan

Massa melakukan penyerangan terhadap polisi saat terjadi kerusuhan di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Massa melakukan penyerangan terhadap polisi saat terjadi kerusuhan di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Sejumlah stasiun MRT dan halte Transjakarta ditutup.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Adanya aksi unjuk rasa dan kericuhan di sejumlah titik Jakarta membuat pelayanan moda raya terpadu (MRT) dan Transjakarta dibatasi. MRT tetap beroperasi pada Rabu (22/5) tetapi kereta tak melayani naik dan turun penumpang di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Layanan rute MRT hanya beroperasi dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Dukuh Atas. Karena itu, Stasiun Bundaran HI ditutup sementara mulai pukul 13.30 WIB hingga 24.00 WIB. Informasi terakhir, Stasiun MRT Dukuh Atas pun ikut ditutup per Rabu (22/5) malam.

"Layanan Stasiun MRT Dukuh Atas BNI ditutup sejak pukul 19.00 s/d 24.00 dan sedangkan Stasiun Bundaran HI ditutup sejak 13.30 sebagaimana informasi sebelumnya," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin, Rabu (22/5) malam.

Selain itu, PT MRT juga meningkatkan keamanan di setiap stasiun yang kerap terjadinya aksi unjuk rasa terkait hasil penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Peningkatan keamanan dilakukan dengan menambah jumlah petugas keamanan.

Karena itulah, ada enam orang yang berjaga di tiap stasiun. Menurut dia, PT MRT Jakarta sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk pengamanannya.

"Pengamanan sudah ditingkatkan. Jadi, setiap stasiun sudah kami tambahkan petugas pengamanan. Di luar stasiun setiap pintunya ada," kata Kamal.

Ia mengatakan, PT MRT Jakarta juga telah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI. Ada enam petugas keamanan di setiap stasiun, khususnya untuk Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang dekat lokasi unjuk rasa.

Bahkan, Kamal menyebutkan, pihaknya menutup tiga pintu Stasiun Bundaran HI sehingga hanya tiga pintu yang dibuka di pintu timur dan terus diawasi kondisinya. "Iya tapi diinfokan bahwa keluar-masuknya harus pintu timur, //enggak// bisa pintu barat. Sudah tutup itu," kata Kamal.

Ia menambahkan, kondisi Stasiun Bundaran HI cukup sepi dan kondusif. Menurut dia, hal itu karena kantor-kantor di sekitar stasiun dan Jalan MH Thamrin meliburkan karyawannya.

"Sepi, tapi masih kondusif semuanya. Kantor-kantor sekitar juga banyak yang meliburkan karyawan sehingga juga sepi," kata dia menambahkan.

PT Transjakarta juga melakukan penyesuaian terhadap sejumlah rute, bahkan hingga ada yang dihentikan sementara. Hal itu terkait aksi demonstrasi hasil Pemilu 2019 di beberapa titik seperti KPU RI, Bawaslu RI, DPR/MPR, dan Tanah Abang.

Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi perjalanan dengan mendapatkan informasi. "Petugas Transjakarta maupun media sosial secara aktif menginformasikan," kata Agung, Rabu (22/5).

Ia mengatakan, penyesuaian layanan ini bersifat situasional. Bila pihak berwenang menyatakan situasi kondusif, perjalanan akan kembali sesuai jadwal dan rutenya.

Koridor 1 rute Blok M-Kota, 4A Grogol-TU Gas, 4C Melayu-Grogol, dan 6A Ragunan-Monas mengalami penyesuaian rute. Selain itu, terdapat perpendekan layanan dengan tidak melayani Tanah Abang. Layanan bus wisata dan bus gratis juga sementara berhenti beroperasi.

Dikutip dari //Twitter// resmi PT Transjakarta, rute 3F Kalideres-Gelora Bung Karno sementara tidak beroperasi karena adanya kegiatan di sekitar MPR/DPR. Rute 4A Tugas-Grogol 2, rute 1F Stasiun Palmerah-Bundaran, rute 1B Stasiun Palmerah-Tosari, dan rute 8C Kebayoran Lama-Tanah Abang sementara tidak beroperasi karena adanya kegiatan di sekitar kantor Bawaslu.

Rute 13C Ciledug-Tosari sementara mengalami perpendekan menjadi rute 13A Ciledug-Blok M. Rute S41 Pondok Cabe-Tanah Abang sementara mengalami perpendekan rute menjadi Pondok Cabe-Lebak Bulus.

Rute 9D Pasar Minggu-Tanah Abang sementara mengalami perpendekan rute menjadi Rute Pasar Minggu-Tosari. Rute 6B Ragunan-Monas via Semanggi dan Rute 6A Ragunan-Monas via Kuningan sementara mengalami perpendekan rute menjadi Rute Ragunan-Tosari via Semanggi. Rute DA2 Dukuh Atas-Tanah Abang sementara setop operasi.

Rute 5F Kampung Melayu-Tanah Abang sementara mengalami perpendekan rute menjadi Rute Kampung Melayu-Karet Bivak karena adanya kegiatan di sekitar Bawaslu. Rute 1R Stasiun Senen-Tanah Abang sementara mengalami perpendekan rute menjadi rute Stasiun Senen-Danareksa juga karena adanya kegiatan di sekitar Bawaslu.

Lengang

Karena adanya penutupan jalan akibat aksi unjuk rasa dan kericuhan, sejumlah jalan terlihat lengang. Salah satunya Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. Berdasarkan pengamatan //Republika// pada Rabu (22/5), kendaraan yang melntas hanya satu-dua. Hal ini berbeda jika pada hari kerja biasanya yang lalu lintas kerap macet di jalan ini.

Adanya aksi unjuk rasa di depan gedung Bawaslu juga membuat aktivitas perkantoran di Jalan MH Thamrin dihentikan. Karyawan yang kantornya berada di jalan tersebut diliburkan. Gedung perbelanjaan Sarinah juga ditutup.

Aktivitas perdagangan di Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok, Jakarta Barat, berjalan normal seperti biasa, tidak terpengaruh dengan adanya aksi unjuk rasa 22 Mei. Pada Rabu, kegiatan jual beli berlangsung seperti biasa. Pengunjung LTC Glodok berdatangan, tetapi sebagian besar pedagang menutup toko lebih cepat sekitar pukul 13.30 WIB sebelum waktu operasional berakhir pukul 19.00 WIB.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, wilayah DKI Jakarta selain Tanah Abang dan sekitarnya masih dalam keadaan aman dan kondusif. "Karena itu, silakan masyarakat di kawasan selain Tanah Abang beraktivitas normal seperti biasanya," kata Anies, Rabu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA