Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Polisi Kaji Kejiwaan Wanita Berpakaian Hitam yang Diamankan

Kamis 23 Mei 2019 17:11 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Muhammad Hafil

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Foto: Republika/Prayogi
Polisi tengah menginterogasi wanita berpakaian Serba hitam tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi mengamankan seorang perempuan berpakaian serba hitam dan membawa tas yang berjalan ke arah Bawaslu semalam. Perempuan berinisial DM (32 tahun) itu kini sedang menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan sementara,  perempuan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu mengalami gangguan jiwa.

"Hasil pengamatan dan elisting sementara, ibu tersebut mengalami sedikit gangguan akibat belajar tafsir," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/5).

Argo juga menambahkan, polisi menyita sejumlah barang dari dalan tas perempuan yang berdomisili di Pesanggrahan, Jakarta selatan itu. Di antaranya ada satu buku tafsir, satu Alquran kecil, satu botol air mineral, dan satu botol obat.

Saat ini, perempuan tersebut sedang dimintai keterangan oleh polisi. Argo juga belum menjelaskan secara rinci terkait motif perempuan itu berjalan ke gedung Bawaslu, Rabu (22/5) malam. "Saat ini wanita tersebut dibawa oleh pihak Polda Metro Jaya untuk dilakukan pendalaman," ujar Argo.

Untuk diketahui, seorang perempuan berpakaian gamis hitam sempat mendekat ke gedung Bawaslu RI. Ia berjalan di sepanjang trotoar depan gedung Jaya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Rabu (22/5) saat aksi ricuh masih berlangsung sekitar pukul 22.50 WIB. Dia juga membawa sebuah tas.

"Pada 22 Mei 2019, pukul 23.30 WIB di Jalan Thamrin depan Graha Mandiri Jakarta Pusat dilakukan pemeriksaan terhadap wanita yang berpakaian hitam gamis bercadar yang dicurigai membawa tas berwarna hitam," kata Argo dalam keteranganya kepada wartawan, Kamis.

Polisi mencoba memperingati wanita tersebut agar tidak mendekat ke gedung Bawaslu, namun tidak dihiraukan. Polisi akhirnya menembakkan gas air mata ke arahnya hingga akhirnya perempuan tersebut menjauhi gedung Bawaslu.
 

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA