Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Maruf Amin Harap tak Ada Lagi Aksi Lanjutan

Kamis 23 May 2019 21:31 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Esthi Maharani

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Maruf Amin membaca koran di rumahnya, Jakarta.

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Maruf Amin membaca koran di rumahnya, Jakarta.

Foto: Antara
Ma'ruf mengaku prihatin dengan aksi massa yang semula damai justru berakhir ricuh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin berharap tidak ada aksi massa lanjutan untuk menyikapi hasil rekapitulasi Pemilu 2019. Ma'ruf berharap masyarakat yang tidak puas dengan hasil rekapitulasi menempuh jalur konstitusional.

Apalagi menurut Ma'ruf, pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah berencana akan mengajukan gugatan perselisihan hasil Pemilu (PHPU) kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kita cukup senang Pak Prabowo mau menempuh jalan konstitusi, itu saya rasa cukup bagus. Sebaiknya tidak adalagi protes di jalanan. harus disalurkan, sesuai aturan," ujar Ma'ruf saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) di halaman Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (23/5).

Ma'ruf mengaku prihatin dengan aksi massa yang semula damai justru berakhir ricuh. Karenanya, ia berharap aksi tersebut tidak lagi dilakukan.
 
"Kita prihatinlah, itu sebenarnya tidak menimbulkan kegaduhan ketika terjadi protes itu di jalanan, tidak konstitusional," kata Ma'ruf.

Ia mengimbau masyarakat juga untuk tenang dan tidak terprovokasi dengan informasi yang tidak jelas

"Masyarakat tetap tenang, situasi menurut pemerintah cukup kondusif. Jangan terprovokasi dan jangan percaya dari informasi yang tidak jelas," ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA