Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jalan di Sekitar Tanah Abang & Budi Kemuliaan Kembali Padat

Jumat 24 Mei 2019 10:47 WIB

Red: Ratna Puspita

KRL melintas di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Kamis (23/5/2019). PT Kereta Commuter Indonesia mengumumkan bahwa Stasiun Tanah Abang kembali dibuka dan beroperasi setelah sempat ditutup akibat aksi kerusuhan 22 Mei di sekitar gedung Bawaslu dan Tanah Abang.

KRL melintas di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Kamis (23/5/2019). PT Kereta Commuter Indonesia mengumumkan bahwa Stasiun Tanah Abang kembali dibuka dan beroperasi setelah sempat ditutup akibat aksi kerusuhan 22 Mei di sekitar gedung Bawaslu dan Tanah Abang.

Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Kepadatan belum kembali seperti sebelum kericuhan di Tanah Abang dan Sarinah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua hari setelah kericuhan di daerah Tanah Abang dan Sarinah, jalan-jalan di sekitar Pasar Tanah Abang dan Budi Kemuliaan kembali padat dengan kendaraan. Namun, kepadatan belum kembali seperti sebelum peristiwa tersebut.

Baca Juga

"Tadi jalan sekitar Tanah Abang sudah padat lagi, ya, meski tidak semacet beberapa hari sebelum kejadian kemarin. Biasanya kalau tanggal segini, beberapa hari sebelum Lebaran, saya sudah tidak mau ke dekat pasar. Macet sekali soalnya," kata Irfandi, penarik ojek daring yang biasa mangkal di sekitar Stasiun Tanah Abang, Jumat (24/5).

Meski kepadatan jalan sudah kembali terasa seperti biasa, beberapa pengguna jalan mengaku masih sedikit khawatir dengan kedatangan massa beberapa hari ke depan. "Saya dengar mereka nanti mau datang lagi. Saya jadi sedikit khawatir, sih, karena di sini ''kan dekat yang biasanya orang demo," kata Nasrul, sopir bajaj yang berada di sekitar RS Budi Kemuliaan.

Namun, ketakutan akan demo susulan tidak menyurutkan usaha para pedagang yang berjualan di sekitar Jalan Budi Kemuliaan. Salah satunya Raditya, yang menjajakan minumannya di Jalan Budi Kemuliaan.

"Saya dikasih tahu katanya akan ada demo lagi. Akan tetapi, saya tidak mau berhenti jualan. Kemarin saja saat rusuh, saya tetap jualan di sini. Saya sudah biasa lihat demo. Semoga saja tidak ada yang ricuh lagi," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA