Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Rudiantara Minta Netizen Gunakan Internet untuk Hal Positif

Sabtu 25 May 2019 16:07 WIB

Red: Esthi Maharani

Menkominfo Rudiantara (kiri) dan Kepala BIN Budi Gunawan (kanan) menyampaikan perkembangan pascakerusuhan di Jakarta dini hari tadi, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Menkominfo Rudiantara (kiri) dan Kepala BIN Budi Gunawan (kanan) menyampaikan perkembangan pascakerusuhan di Jakarta dini hari tadi, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Kominfo mengumumkan pencabutan pembatasan akses ke media sosial pada Sabtu siang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara berpesan kepada warganet agar menggunakan Internet untuk hal-hal yang positif. Pesan itu disampaikan Rudiantara setelah Kominfo mengumumkan pencabutan pembatasan akses ke media sosial pada Sabtu siang.

"Saya mengajak semua masyarakat pengguna media sosial, pesan instan maupun berbagi video untuk senantiasa menjaga dunia maya Indonesia digunakan untuk hal-hal yang positif," kata Rudiantara melalui pesan singkat kepada wartawan, yang diterima di Jakarta, Sabtu (25/5).

Pembatasan akses media sosial mulai berlaku sejak Rabu (22/5) menyusul kericuhan yang terjadi di beberapa lokasi di Jakarta. Langkah itu diambil pemerintah untuk menghindari dampak negatif dari penyebarluasan konten dan pesan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan berisi provokasi.

"Situasi sudah kondusif sehingga pembatasan akses fitur video dan gambar pada media sosial dan pesan instan difungsikan kembali," kata Menkominfo.

Kominfo memperkirakan akses ke media sosial dan pesan instan akan sepenuhnya normal, antara pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Tidak hanya menyebarkan konten positif, Rudiantara juga meminta warganet untuk memerangi hoaks dan informasi yang dapat menimbulkan provokasi.

"Ayo, kita perangi hoax, fitnah dan informasi-informasi yang memprovokasi seperti yang banyak beredar saat kerusuhan," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA