Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Nomor Urut 7, Tetap Mengantar Fauzi ke Senayan

Selasa 28 May 2019 15:00 WIB

Red: Joko Sadewo

Muhammad Fauzi

Muhammad Fauzi

Foto: istimewa
Muhammad Fauzi berhasil mengalahkan tokoh-tokoh populer di Sulawesi III.

REPUBLIKA.CO.ID, Ketua DPD II Partai Golkar Luwu Utara Muhammad Fauzi berhasil mendapatkan satu kursi di DPR RI. Dalam Pemilu Legislatif 2019, Partai Golkar berhasil mendapatkan satu kursi, yang akan ditempati caleg suara terbanyaknya, yaitu Muhammad Fauzi.

Masuk DPR bukan pertamakalinya untuk Muhammad Fauzi. Sebelumnya pria yang biasa disapa Abang Fauzi ini pernah menjadi anggota DPR periode 2004-2009. Namun saat itu Abang Fauzi masih berbaju Partai Bulan Bintang (PBB).

Namun perjalanan karir politik, pada akhirnya membawa Muhammad Fauzi ke Partai Golkar. Bahkan saat ini ia menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara.

Maju Pileg 2019 di daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi III, dengan nomor urut 7, Abang Fauzi malahan berhasil merebut suara terbanyak di antara caleg Golkar lainnya. Suami dari Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani ini bahkan menjadi terbesar kedua dari semua caleg di dapil Sulawesi III.

photo
Muhammad Fauzi saat melakukan kampanye.



Melenggangnya Abang Fauzi ke DPR memang cukup mengejutkan mengingat Abang Fauzi bukan asli warga Sulawesi. Sehingga ketika ia maju menjadi caleg nomor urut tujuh dan bersaing dengan figur-figur Golkar yang lebih populer, Abang Fauzi merasa saat itu peluangnya kecil.

“Sekalipun saya adalah ketua Golkar Kabupaten Luwu Utara, tapi saya melihat persaingannya sangat kuat,” ungkapnya.

Abang Fauzi mengaku bekerja keras untuk bisa terpilih menjadi anggota DPR. Dalam waktu tujuh bulan, Abang Fauzi melakukan kampanye hampir di 452 tempat di sembilan kabupaten di Sulawesi. Ia berkeliling di seluruh wilayah yang menjadi dapilnya. Mulai dari Pinrang, Sidrap, Enrekang, Tanah Toraja, Toraja Utara, Luwu, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur.

Ini dilakukan karena ia perlu dikenal masyarakat di luar Luwu Utara. “Ada sejumlah orang yang menyebut masa kampanye terlalu lama, tapi bagi saya itu perlu. Karena belum banyak yang mengenal saya,” ungkapnya.

photo
Muhammad Fauzi mengoptimalkan kampanye.



Hampir setiap hari Abang Fauzi keliling menyambangi masyarakat untuk bersosialisasi dan mengenalkan diri. Bahkan di luar kabupaten Luwu Utara, dalam sehari ia bisa mendatangi tujuh hingga delapan pertemuan dengan kelompok masyarakat.

Sekalipun sudah cukup dikenal di Luwu Utara, bukan berarti Abang Fauzi tidak perlu bekerja keras. Hal ini karena dia lebih dikenal dengan panggilan Abang dari pada Muhammad Fauzi. Beberapakali simulasi yang dilakukan menunjukkan warga Luwu Utara mendukung Abang, tapi tidak mendukung Muhammad Fauzi.  "Padahal di surat suara yang tercantum adalah nama Muhammad Fauzi bukan Abang,” kata Abang Fauzi.

Alhasil, kerja keras Abang Fauzi berbuah manis. Sebagai pendatang baru, perolehan suara Abang Fauzi di luar Luwu Utara cukup bagus. Kalau di Luwu Utara Abang Fauzi bisa mendapatkan 42 ribu lebih suara, di luar Luwu Utara mendapat hampir 21 ribu suara. Sehingga total suaranya mencapai 63,076 suara.

Tidak hanya soal suaranya yang terbanyak di antara caleg Golkar lain di dapil Sulawesi III,  Abang Fauzi juga sudah merasa terkejut ketika ia bisa terpilih menjadi Ketua DPD II Golkar Luwu Utara. Karena banyak orang yang ingin menjadi ketua.

“Sulawesi itu lumbung suara Golkar. Sehingga banyak yang ingin menjadi ketua Golkar,” kata Abang Fauzi.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA