Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Jawa Timur Turun

Selasa 11 Jun 2019 09:43 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Hasanul Rizqa

(Ilustrasi) Sejumlah wisatawan asing menikmati kopi gratis saat menghadiri Festival Ngopi Sepuluhewu (Sepuluh ribu Kopi) di Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (5/11).

(Ilustrasi) Sejumlah wisatawan asing menikmati kopi gratis saat menghadiri Festival Ngopi Sepuluhewu (Sepuluh ribu Kopi) di Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (5/11).

Foto: Antara/Budi Candra Setya
Warga Malaysia adalah wisatawan mancanegara paling banyak kunjungi Jawa Timur

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat, kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur melalui pintu masuk Bandara Juanda pada April tahun ini mengalami penurunan sebesar 13,51 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Angka penurunannya yakni dari 21.565 kunjungan menjadi 18.652 kunjungan.

Baca Juga

"Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2018, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Jawa Timur juga mengalami penurunan sebesar 29,10 persen. April tahun lalu kunjungannya mencapai 26.306 kunjungan," kata Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono di Surabaya, Selasa (11/7).

Dia melanjutkan, 10 negara asal wisatawan mancanegara terbanyak yang mendominasi kunjungan ke Jawa Timur pada April tahun ini adalah Malaysia, Singapura, China, Thailand, Taiwan, India, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Hongkong.

Wisatawan mancanegara dari 10 negara tersebut mencakup 70,08 persen dari total kedatangan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur pada April 2019.

Dari 10 negara tersebut, wisatawan mancanegara berkebangsaan Malaysia menempati posisi tertinggi, yaitu dengan kontribusi sebesar 31,14 persen. Hal itu diikuti Singapura di posisi kedua dan China di posisi ketiga, yang kunjungannya berturut-turut mencapai 10,43 persen dan 8,69 persen.

Dibandingkan dengan Maret 2019, kunjungan wisatawan mancanegara dari 10 negara utama pada April lalu mengalami penurunan sebesar 13,38 persen, yakni dari 15.090 kunjungan menjadi 13.071 kunjungan.

wisatawan mancanegara asal Thailand mengalami kenaikan tertinggi dibandingkan dengan Maret lalu, yaitu naik sebesar 104,22 persen. "Sebaliknya, wisatawan mancanegara dari Malaysia mengalami penurunan tertinggi pada April, yaitu turun sebesar 22,95 persen dibanding bulan sebelumnya," ujar Teguh.

Secara kumulatif, lanjut dia, selama Januari-April 2019, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur mengalami penurunan sebesar 23,28 persen bila dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pada periode lalu, ada sebanyak 93.850 kunjungan wisatawan mancanegara, tetapi kini menjadi 72.000 kunjungan.

Sementara itu, wisatawan mancanegara dari 10 negara utama selama periode tersebut, justru mengalami kenaikan sebesar 4,46 persen, dari 48.462 kunjungan menjadi 50.622 kunjungan.

"Kunjungan wisatawan mancanegara berkebangsaan Malaysia tetap yang terbanyak pada periode Januari-April 2019 sebesar 23.097 kunjungan. Disusul kemudian dari Singapura sebanyak 7.769 kunjungan, dan Tiongkok sebanyak 6.833 kunjungan," kata Teguh.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA