Kamis, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Kamis, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Yogi Bersyukur Punya JKN-KIS

Rabu 12 Jun 2019 16:00 WIB

Red: Rahmat Santosa Basarah

 Yogi Bersyukur Punya JKN-KIS

Yogi Bersyukur Punya JKN-KIS

Saya operasi tidak mengeluarkan biaya sepeser pun.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG--Sejak terdaftar dalam Program JKN-KIS, Yogi Achmad Fajar (29) telah merasakan manfaat JKN-KIS saat ia dan keluarga membutuhkan perawatan. Biasanya, Yogi berobat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar, termasuk saat ia merasakan nyeri di bagian perutnya. Dokter awalnya mendiagnosa, Yogi hanya sakit maag biasa. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih detail, dokter pun menyatakan Yogi menderita usus buntu.

''Waktu zaman bersekolah dulu, saya memang pernah ada masalah usus, namun sakit tersebut tidak mengganggu aktivitas belajar saya. Puncaknya pada Agustus 2017, rasa nyeri di perut saya terasa semakin mengganggu, setelah diperiksa ternyata usus buntu,'' ungkap Yogi dalam siaran pers yang diterima Republika, Rabu (12/6). Untuk mendapatkan penanganan yang lebih komprehensif, Yogi akhirnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Bandung. Setelah dilakukan berbagai pemeriksaan, dokter mengatakan jika jalan terbaik menangani usus buntunya adalah dengan tindakan operasi. 

''Dokter spesialis bilang bahwa sakit usus buntu saya sudah akut, harus di operasi. Saya pasrah saja, karena sudah ada JKN-KIS di tangan saya. Alhamdulillah, semua administrasi pra operasi berjalan lancar. Bahkan di hari dokter menyatakan sakit saya sudah akut, besoknya saya sudah mendapatkan jadwal untuk tindakan operasi. Pelayanannya sangat cepat, dokter mengerti mana yang sudah emergency dan harus mendapat penanganan segera. Saya merasa terbantu sekali,'' papar Yogi.

Operasi tersebut membuat Yogi harus terbaring menjalani rawat inap di rumah sakit selama beberapa hari. Ususnya harus dipotong dan dibuang karena terdapat pembengkakan, dan jika tidak segera operasi, nyawa Yogi menjadi taruhannya. ''Sakit memang dapat datang kapan saja, sehingga penting bagi kita untuk memiliki jaminan kesehatan. Apalagi sekarang sudah ada Program JKN-KIS yang terjangkau, tetapi sangat bermanfaat. Saya operasi tidak mengeluarkan biaya sepeser pun berkat JKN-KIS. Beruntung saya,'' katar Yogi.

Walau memiliki JKN-KIS, namun Yogi berharap kedepannya ia tidak lagi memanfaatkan kartu JKN-KIS miliknya. Menurutnya, lebih baik iuran yang ia bayarkan setiap bulan dapat berguna bagi yang membutuhkan. (ril)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA