Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Forum Raja-Raja Aceh Ajak Warga Bersatu dalam Bingkai NKRI

Jumat 07 Jun 2019 18:47 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Muslim Kota Banda Aceh berkumpul di sekitar Masjid Baiturrahman Aceh. (Ilustrasi)

Muslim Kota Banda Aceh berkumpul di sekitar Masjid Baiturrahman Aceh. (Ilustrasi)

Foto: Hotli Simanjuntak/Antara
Forum raja-raja Aceh mengajak warga menjadikan Idul Fitri momentum bersatu.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKA MAKMUE— Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) Provinsi Aceh, Teuku Raja Keumangan mengingatkan seluruh masyarakat di Aceh agar menjadikan Hari Raya Idul Fitri sebagai momentum pemersatu seluruh masyarakat di wilayah itu.

Baca Juga

"Kita sudah bermaaf-maafan dan berpuasa sebulan penuh. Ini adalah momentum untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan di masyarakat Aceh dalam bingkai NKRI," kata Teuku Raja Keumangan kepada Antara di Jeuram, Jumat (7/6).

Menurut Ketua Raja-Raja Aceh ini, lebaran merupakan hari yang sakral bagi umat Islam karena pada hari raya ini, semua masyarakat saling memaafkan satu sama lain terhadap kekhilafan, kesalahan, baik secara sikap, tutur kata maupun dari segi perbuatan.

Maka, sudah sepatutnya masyarakat Aceh yang dikenal dengan sikap toleransi yang sangat tinggi, harus mewujudkan suasana keberagaman dan meneguhkan persatuan di masyarakat, agar kehidupan berbangsa dan bernegara semakin lebih kuat dan solid.

"Mari kita rajut kebersamaan ini dalam kebinekaan dalam wadah persatuan dan kesatuan bangsa. Karena Aceh adalah bagian dari Negara Republik Indonesia," ujarnya.

Teuku Raja Keumangan yang merupakan cucu ulama kharismatik Aceh, Abu Habib Muda Seunagan ini juga mengajak masyarakat agar tetap teguh mempertahankan penerapan syariat Islam di Aceh, agar tatanan kehidupan masyarakat muslim di wilayah ini semakin lebih baik, maju dan berkembang.

Melalui momentum Idul Fitri, dia juga meminta masyarakat dapat saling memaafkan, tidak ada dendam satu sama lain, dan tetap teguh dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama Islam, serta keyakinan masing-masing.

 

  

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA