Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Pengunjung Pantai Selatan Tasikmalaya Sudah Boleh Berenang

Rabu 12 Jun 2019 18:06 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Israr Itah

Pengunjung di Pantai Sindangkerta yang terletak di Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya,

Pengunjung di Pantai Sindangkerta yang terletak di Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya,

Foto: Republika/Bayu Adji P
Ombak di pantai selatan sudah menurun hari ini jika dibandingkan dengan Selasa (11/6)

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Para pengunjung di pantai yang berada di pesisir selatan Kabupaten Tasikmalaya telah diperbolehkan berenang pada Rabu (12/6). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya telah mencabut larangan berenang bagi pengunjung pantai di tempat itu.

Baca Juga

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya Ria Supriana mengatakan, ombak di pantai selatan sudah menurun hari ini jika dibandingkan dengan Selasa (11/6). Sebab, ombak tinggi sempat terjadi di pesisir selatan Tasikmalaya.

"Kalau sekarang, berdasarkan informasi terakhir, sudah boleh berenang karena ombaknya sudah turun," kata dia saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (12/6).

Menurut dia, petugas relawan yang berjaga di pantai akan tetap siaga mengawasi para pengunjung. Ia juga mengimbau pengunjung untuk tetap berhati-hati ketika berada di pantai. Sebab, meski ombak sudah turun, cuaca di pantai tetap tak bisa diprediksi.

"Pengunjung dipersilakan kalau mau berenang. Tapi harus sesuai aturan dan harus tetap waspada," kata dia.

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Tasikmalaya melarang pengunjung pantai selatan Tasikmalaya untuk tidak berenang. Berdasarkan pantauan BPBD, terjadi gelombang air laut berkisar 1-5 meter pada Selasa (11/6). Bahkan, gelombang air laut di Pantai Cipatujah pada Selasa siang mencapai 2-3 meter. Akibatnya, bibir Pantai Cipatujah mengalami abrasi hingga 10 meter.

Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gelombang tinggi masih berpotensi menerjang beberapa laut di Indonesia hingga beberapa hari ke depan. Di pantai selatan Jawa diprediksi akan mengalami gelombang tinggi 2,5-4 meter. Potensi gelombang tinggi itu diperkirakan masih akan terjadi hingga Kamis (13/6).

Koordinator Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) Kecamatan Cipatujah, Rahmat Saputra mengatakan, kondisi ombak pada Rabu siang masih terpantau normal. Pengunjung pun telah diperbolehkan untuk berenang meski tetap harus berhati-hati. Sebab, ombak tinggi bisa terjadi sewaktu-waktu.

"Kami imbau supaya pengunjung untuk lebih waspada. Soalnya dari kemarin, ombak masih belum menentu. Hari ini aman untuk berenang, tapi kami tetap akan waspada," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA