Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

NTB Targetkan Gaet Turis dan Investor dari Prancis

Jumat 14 Jun 2019 21:37 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Dwi Murdaningsih

Gunung Tambora

Gunung Tambora

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Samota akan dikukuhkan sebagai cagar biosfer di Paris. Prancis.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah akan menghadiri peresmian wilayah Saleh, Moyo, dan Tambora (Samota) di Pulau Sumbawa sebagai salah satu cagar biosfer di Paris, Prancis, pada 17-21 Juni 2019. Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov NTB Najamuddin Amy mengatakan di sela-sela acara tersebut, Wagub NTB Rohmi juga akan temu bisnis dengan agen perjalanan wisata atau travel agent di Prancis yang difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Perancis.

"Temu bisnis dengan travel agent ini untuk meyakinkan para pengelola jasa perjalanan wisata di Perancis bahwa NTB siap menerima investasi dan wisatawan," ujar Najamuddin di Mataram, NTB, Jumat (14/6).

Najamuddin menyampaikan NTB memiliki begitu banyak ragam destinasi wisata, mulai dari wisata pantai, air terjun, pegunungan, olahraga, budaya, dan kesenian. sebagian destinasi mungkin telah cukup dikenal dan memiliki reputasi yang mendunia. Namun tidak sedikit destinasi lain di NTB yang perlu diperkenalkan kepada warga dunia.

"Melalui temu bisnis inilah, destinasi-destinasi di NTB ini akan diperkenalkan sehingga mendorong ketertarikan wisatawan dari Perancis dan negara-negara Eropa," ucap Najamuddin.

Najamuddin berharap interaksi secara langsung dengan para pengelola jasa perjalanan wisata menjadi langkah besar mendorong pertumbuhan sektor pariwisata NTB yang sedang bangkit pascagempa pada tahun lalu. "Alasan lain dari digelarnya temu bisnis adalah menjajaki kemungkinan untuk mengekspor komoditas-komoditas unggulan di NTB ke Prancis," kata Najamuddin.

Kata Najamuddin, upaya menguatkan industri lokal harus diimbangi dengan upaya lain yaitu membuka akses terhadap pasar yang akan menyerap produk tersebut. Najamuddin menilai sistem perdagangan dunia yang terbuka saat ini membuka peluang bagi NTB menjadi daerah yang mampu mengekspor produknya ke daerah atau negara lain.

"Kita berharap supaya barang-barang asal NTB nantinya dapat diekspor juga ke Perancis," ungkap Najamuddin.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA