Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Forkopimcam Pasang Stiker 223 Rumah Penerima PKH

Ahad 16 Jun 2019 14:24 WIB

Rep: Maman Sudiaman/ Red: Agus Yulianto

Pemasangan stiker dan sablon pada rumah warga miskin.

Pemasangan stiker dan sablon pada rumah warga miskin.

Foto: Foto : pemkab muba
Pemasangan stiker bertujuan agar program tepat sasaran.

REPUBLIKA.CO.ID, SEKAYU --   Sebanyak 223 rumah milik warga di Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, bakal diperbaiki. Rumah itu termasuk dalam program pengentasan kemiskinan dari program keluarga harapan (PKH ). Saat ini, rumah-rumah tersebut telah dipasang stiker dan sablon sebagai tanda keluarga yang berhak menerima PKH. 

 
Pemkab Musi Banyuasin memasang tanda ini berupa stiker di rumah penerima. Pemasangan tanda stiker dan sablon bertujuan untuk memastikan program ini tepat sasaran dan meminimalisasi warga Muba yang mengaku-ngaku miskin untuk mendapatkan PKH.

"Ada 223 penerima PKH yang hari ini rumahnya dipasang stiker," ungkap Plt Kadinsos Muba, Muhammad Jaya, akhir pekan.

Kata dia, pemasangan stiker penerima PKH tersebut akan terus dilakukan hingga ke kawasan pelosok pedesaan di Muba. "Pemasangan akan dilakukan secara bertahap diseluruh Kelurahan dan desa sesuai data penerima PKH yang ada di Muba," ujarnya. 

Camat Sekayu Marko Susanto menuturkan, jajaran forkopimcam Sekayu dalam hal ini jajaran kecamatan, kapolsek sekayu dan danramil sekayu  turut langsung mendampingi pihak Dinsos Muba dan pendamping PKH untuk melakukan pemasangan stiker penerima PKH khususnya di wilayah Kecamatan Sekayu. 

"Ini sangat efektif, sekaligus memantau langsung kondisi kediaman penerima PKH apakah mereka memang layak atau tidak untuk menerima bantuan tersebut," tuturnya 

"Harapan kita, masyarakat yang rumahnya benar-benar menerima bantuan tersebut dapat menerima giat ini sesuai dengan kesepakatan bersama. Bagi masyarakat yang tidak menerima kesepakatan tersebut, kita berikan surat pernyataan dan dapat dikeluarkan dari Keluarga Penerima manfaat (KPM) dan tidak akan menerima lagi bantuan dari pemerintah," ucapnya.

Salah satu penerima PKH di Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu, bernama Yanti (33 tahun) menyebutkan tidak keberatan dan setuju dengan pemasangan stiker yang ditempel. Karena, memang benar dirinya berasal dari keluarga miskin dan layak menerima bantuan. 
 
Selain itu, Yanti menyebutkan, untuk menghindari jangan sampai warga yang mampu atau warga yang tidak berhak menerima bantuan ini. "Saya dan keluarga sangat berterima kasih atas perhatian dari pemerintah kepada kami sebagai keluarga penerima manfaat, sudah banyak bantuan yang kami terima. Kami mengharapkan juga bantuan permodalan agar dapat memulai usaha untuk meningkatkan ekonomi kami," ujarnya.

Pada rangkaian pemasangan stiker dan sablon kediaman keluarga penerima PKH tersebut pihak Dinsos Muba dan Kecamatan Sekayu juga turut didampingi jajaran Polsek Sekayu, Koramil Sekayu, Kelurahan setempat serta pendamping PKH Kecamatan Sekayu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA